Advertisement
Pertamina Beri Potongan Harga BBM 30%
Pengemudi ojek online mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Selasa (14/4/2020). PT Pertamina (persero) membuat program khusus selama masa darurat pandemi virus corona atau Covid-19 untuk para pengemudi ojol. Pertamina meluncurkan layanan khusus untuk para ojol berupa cashback saldo LinkAja dengan maksimal nilai Rp15.000 per hari, untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina melalui aplikasi MyPertamina. - JIBI/Bisnis.com/Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memberikan potongan harga sebesar 30% untuk bahan bakar minyak (BBM) umum seperti Pertamax Series dan Dex Series selama Ramadan.
Hingga saat ini, PT Pertamina masih menahan untuk tak terburu-buru dalam melakukan penyesuaian harga BBM meski harga minyak dunia turun.
Advertisement
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pemberian diskon sebesar 30% ini merupakan aksi korporasi perusahaan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Adapun diskon ini berlaku untuk produk Pertamax Series dan Dex Series mulai dari 27 April hingga 23 Mei 2020.
"Walaupun belum ada penyesuaian harga, kami beri diskon 30 persen," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (30/4/2020).
Menurut Nicke, besaran nominal dari diskon sebesar 30% ini lebih besar apabila dibandingkan dengan perhitungan harga BBM yang disimulasikan oleh publik. Dia mencontohkan untuk harga Pertamax dimana saat ini harga yang masih berlaku di angka Rp9.000-an per liter.
"Coba lihat dari Rp9.000, 30 persennya berapa? Itu angkanya sudah lebih rendah dari yang di-posting di publik," katanya.
Dia pun mengajak baik konsumen rumah tangga maupun industri untuk membeli dalam jumlah yang banyak. Pasalnya, stok di Pertamina pun melimpah karena adanya penurunan permintaan di tengah pandemi Covid-19.
"Ayo kalau memang ada yang mau beli BBM sekarang nimbun ayo, 30 persen sekarang. Jadi jangan selalu terpaku sama harga enggak turun, coba sekarang beli, harganya sudah didiskon untuk BBM," tutur Nicke.
Pertamina juga memberikan diskon harga berupa cashback sebesar 50 persen bagi para pengemudi ojek online yang membeli dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. Cashbacktersebut akan masuk di account LinkAja milik pengemudi.
Hingga saat ini, lanjutnya, penurunan demand BBM mencapai 25% secara nasional. Bahkan, sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar dan Bandung mengalami penurunan permintaan hingga di atas 50%.
"Jika kebijakan PSBB diberlakukan di daerah-daerah lain maka akan ada penurunan demand yang signifikan," ucapnya.
Meski tengah mengalami penurunan permintaan BBM, Nicke memastikan layanan SPBU masih tetap akan berjalan dan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Senin Mau ke Solo? Simak Jadwal Keberangkatan KRL Jogja-Solo, 23 Maret
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
- Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Terbaru Senin 23 Maret 2026
- SIM Mati Pas Libur Lebaran 2026, Cek Jadwal Perpanjangan
- Prediksi Lonjakan Parkir Wisata Lebaran Jogja 2026: Cek Tarif Resmi
- Timbangan Naik Saat Diet Sehat Ini Penjelasan Dokter
Advertisement
Advertisement








