Di Tengah Pandemi, 166.000 Jemaah Lunasi Biaya Haji 2020

Nasabah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
21 April 2020 12:57 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Warga Indonesia tengah menghadapi pandemi Corona sehingga banyak aktiitas yang dibatasi. Meski demikian, Kementerian Agama mencatat 166.000 jemaah haji reguler telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama.

"Sampai kemarin, 166.661 jemaah haji reguler sudah melunasi Bipih 1441H," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, sebanyak 140.452 jemaah membayar pelunasan melalui teller di Bank Penerima Setoran (BPS). Sisanya atau sebanyak 26.209 jemaah memanfaatkan sistem pelunasan non-teller.

"Pelunasan tahap pertama ini akan berlangsung hingga 30 April mendatang. Jika masih ada sisa kuota, dibuka tahap kedua pada 12 - 20 Mei 2020," ujarnya.

Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221.000 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Pada tahun ini, dari 203.320 kuota haji reguler, 1 persen di antaranya atau 2.040 dikhususkan untuk lansia.

Adapun, lima provinsi dengan pelunasan jemaah haji reguler terbesar adalah Jabar (31.901 orang), Jatim (27.136), Jateng (25.932), Banten (8.150), dan Sumut (6.622).

Pada tahun ini, pemerintah berencana memberangkatkan 231.000 jemaah haji. Kendati demikian, merebaknya pandemi Corona membuat keberangkatan jemaah belum dapat dipastikan. Pasalnya Arab Saudi belum memberi ketegasan atas penyelenggaraan haji 1441H.

Sumber : Bisnis.com