Advertisement
Hari Kartini Saat Pandemi Corona, Tak Ada Perayaan di Sekolah, Medsos Ramai Foto Perempuan Berkebaya dan Bermasker
Tangkapan layar di twitter ucapan Hari Kartini. - Ist/dok
Advertisement
Bisnis.com, JAKARTA - Perayaan hari Kartini yang jatuh hari ini, Selasa 21 April 2020 menjadi sedikit berbeda dari biasanya.
Tahun-tahun sebelumnya hari Kartini menjadi salah satu hari yang disambut dengan perayaan yang cukup meriah.
Advertisement
Di sekolah-sekolah, lingkungan kerja setiap hari kartini selalu digelar acara khusus dimana siswa, guru dan pekerja memakai pakaian adat tradisional.
Beragam lombapun digelar. Termasuk lomba pakaian adat ini. Biasanya, aktvitas sekolah hanya akan diisi dengan acara khusus hari kartini, dan kegiatan belajar ditiadakan.
Orang tua murid pun tak kalah ikut repot. Mulai dari bangun pagi, menyiapkan pakaian adat anak-anaknya, hingga mendadaninya.
Tapi, hal itu tak ada lagi hari ini. Menyusul kebijakan belajar dan bekerja dari rumah, kegiatan di sekolah ditiadakan.
Otomatis, perayaan rutin tahunan hari Kartini pun menghilang. Banyak dari orang tua murid yang justru merindukannya. Bunga misalnya, salah satu orang tua murid yang mengaku merasa kehilangan momen perayaan hari kartini itu.
Menurutnya, biasanya momen kartini dijadikan sebagai silaturahmi juga antar orang tua murid dan mendekatkan murid antar kelas yang biasanya jarang terjadi.
Perayaan Kartini kini lebih semarak di media sosial. Bahkan, di twitter menjadi trending topik dengan sebanyak 37.000 cuitan berkaitan dengan Hari Kartini diungkapkan penggunanya.
Beberapa di antaranya mengungkapkan agar perempuan Indonesia menjadi lebih kuat di era pandemi ini, ketika harus menghadapi kebijakan di rumah aja yang pastinya membuat kesibukan mereka kian bertambah.
Bersama dengan ucapan tersebut, disertakan pula foto perempuan berkebaya dengan mengenakan masker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Beragam Intensitas di Kota Besar
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini 3 Juta per Gram
- Strategi Pemkab Sleman Jaga Harga Pangan Ramadan
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 13 Februari 2026
- Pembebasan Tol Jogja-YIA 2026: 613 Lahan Bantul Sudah Dibayar
- BRIN Kembangkan Antena 6G dan SATCOM Berteknologi Canggih
- BBC Pangkas Anggaran 10 Persen, PHK Tak Terhindarkan
Advertisement
Advertisement







