Advertisement
Alokasi Kartu Prakerja Gunungkidul 17.000
Ilustrasi. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dalam program Kartu Prakerja dari Pemerintah Pusat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul mendapat alokasi 17.000.
Kepala Disnakertrans Gunungkidul Purnamajaya mengatakan program Prakerja ini ditujukan bagi para pekerja yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Advertisement
"Gunungkidul mendapat alokasi 17.000 dari 56.000 Kartu Prakerja untuk DIY. Proses pendaftaran program Kartu Pra Kerja dilakukan secara online lewat situs Prakerja.go.id.," kata Purnamajaya.
Ia mengatakan Disnakertrans Gunungkidul mencatat perusahaan sektor ekspor paling merasakan dampak adanya pandemi Covid-19 karena pekerja ada yang dirumahkan.
Berdasarkan data Disnakertrans Gunungkidul per 15 April 2020, ada sebanyak 733 pegawai yang telah dirumahkan. Sebanyak pegawai mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi ini.
Lewat program Prakerja ini, warga akan mendapat bantuan senilai Rp3,55 juta. Bantuan terbagi atas biaya pelatihan Rp1 juta, insentif pasca penuntasan pelatihan pertama selama empat bulan sebesar Rp600.000 per bulan, serta insentif pasca pengisian tiga kali survei evaluasi Rp50.000 per survei.
"Selain sebagai pemasukan, program ini juga sekaligus meningkatkan kemampuan dan peluang usaha warga," katanya.
Ia mengimbau warga, terutama para pekerja yang terdampak mendaftarkan diri dan mengikuti tes secara daring. "Sudah ada warga yang mendaftar, namun jumlah persisnya tidak diketahui," katanya.
Sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan sekitar 3.635 pelaku wisata diarahkan untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja.
Saat ini mereka bisa dikatakan tidak memiliki pemasukan lantaran tempat wisata ditutup sementara. Banyak di antara mereka yang beralih ke sektor pertanian.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Disnakertrans, dan berharap program ini jadi solusi bagi pelaku wisata untuk mencoba peluang usaha lain selama pandemi Covid-19," kata Harry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Lereng Merapi Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Kaliadem Paling Ramai
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Meta PHK 700 Karyawan, Alihkan Fokus dari Metaverse ke AI
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Minuman yang Sering Dikira Sehat Ini Justru Bebani Jantung
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Banjir Mengepung Enam Desa di Batang, Warga Terjebak di Dalam Rumah
- Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
- Alpukat Tak Kunjung Lunak Coba Cara Sederhana Ini
Advertisement
Advertisement







