Kartu Prakerja Banjir Peminat, Ini Manfaatnya bagi Penerima

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers mengenai penanganan dampak Covid-19 di Jakarta, Jumat (13/3/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
14 April 2020 03:47 WIB Hadijah Alaydrus News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -  Website resmi www.prakerja.go.id telah dikunjungi 2,4 juta unique visitors sejak dirilis pada tanggal 20 Maret 2020 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan setiap minggunya hingga minggu ke-4 November 2020, program ini akan membuka kuota untuk sekitar 164.000 peserta.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dengan total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun, jumlah peserta yang ikut akan bisa mencapai 5,6 juta orang,” kata Airlangga Hartarto, dikutip dalam keterangan tertulis Senin (13/4/2020).

Dengan jumlah anggaran dan antusiasme masyarakat yang besar, Bisnis.com jaringan Harianjogja.com mencoba merangkum kembali apa saja manfaat yang akan diterima oleh peserta Kartu Prakerja.

Dari aturan pemerintah, program Kartu Prakerja yang menyasar sekitar 5,6 juta peserta pada tahun ini menyediakan besaran bantuan pelatihan dan insentif yang diterima oleh masing-masing peserta sebesar Rp3.550.000.

Dari total insentif tersebut, berikut rinciannya: 

1. Bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta per peserta.

2. Onsentif paska pelatihan sebesar Rp600.000 per bulan yang akan diberikan selama 4 bulan sehingga totalnya Rp2.400.000 per peserta.

3. Insentif survei kebekerjaan sebesar Rp50.000 per survei. Ada 3 kali survei sehingga totalnya Rp150.000 per peserta.

Di luar intensif tersebut, peserta dapat mengakses lebih dari 900 pelatihan daring (online) dari beragam jenis dan tingkatan, mulai dari pemula sampai tingkat mahir akan tersedia di delapan platform digital. Setengahnya adalah jenis pelatihan yang praktis, ringan dan dapat menghasilkan pendapatan baru.

Contohnya, Pengenalan Teknologi Informasi untuk Pemula, Akuntansi untuk Pemula, Pelatihan Da’i Muda, Menjadi MC Andal, Manajemen Warung Kopi, Bahasa Inggris Praktis untuk Pelaku Pariwisata, Dasar Keterampilan Housekeeping, dan Belajar Menjadi Telemarketer.

Pendaftaran pada gelombang pertama akan dibuka sampai dengan Kamis 16 April 2020, pukul 16.00 WIB. Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang selanjutnya.

Program ini terbuka bagi para pekerja, pelaku usaha kecil, dan pencari kerja dengan syarat WNI, berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Sumber : Bisnis.com