Gejala Awal Infeksi Corona yang Kadang Diabaikan

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com
01 April 2020 16:47 WIB Dewi Andriani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dikutip dari Insider, infeksi virus Corona ternyata memiliki gejala lain di luar batuk, demam atau sesak napas. Berikut gejala infeksi virus Corona yang tidak diketahui banyak orang:

1. Masalah pencernaan seperti diare dan mual

Masalah pencernaan semakin sering dikaitkan dengan infeksi virus corona. Sekitar 1 dari 10 pasien virus corona mengalami beberapa gejala gastrointestinal (pendarahan saluran cerna), termasuk diare dan mual.

Sebuah studi di Lancet melaporkan bahwa 3 persen pasien di China mengalami diare. Sekitar 5 persen pasien mengalami mual, menurut laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penelitian baru menunjukkan bahwa jumlahnya mungkin lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya, dan hingga setengah dari pasien mungkin memiliki masalah pencernaan bersama dengan gejala pernapasan. Biasanya, 3 persen dari pasien itu akan mengalami tambahan gejala seperti kesulitan bernapas, demam, atau batuk.

2. Kelesuan dan kebingungan

Dalam sebuah laporan kasus baru-baru ini di sebuah panti jompo di Washington, hampir sepertiga dari penduduk dites positif memiliki virus corona, tetapi separuhnya tidak memiliki gejala, dan beberapa pasien memiliki gejala yang tidak biasa seperti malaise atau perasaan tidak nyaman, sakit, atau gelisah.

Dalam beberapa kasus, Covid-19 dapat muncul sebagai malaise, disorientasi, atau kelelahan. Ini adalah salah satu gejala atipikal yang paling sering dilaporkan, sering bersamaan dengan tanda-tanda lain seperti batuk atau demam.

Pandemi global, karantina, dan jarak sosial juga dapat menambah stres dan kecemasan. Faktor-faktor psikologis ini menurut psikoterapis Ilene Cohen menulis untuk Psychology Today, dapat menghasilkan gejala yang serupa. Jadi penting untuk tidak panik jika anda merasa lelah atau tidak nyaman.

Sementara itu, ketidakmampuan untuk bangun atau berdiri patut  diwaspadai sebagai gejala Covid-19. Orang yang mengalami gejala-gejala tersebut, terutama dengan tanda-tanda kritis lainnya seperti bibir kebiru-biruan, kesulitan bernapas, atau nyeri dada, harus segera mencari bantuan.

3. Rasa kedinginan atau nyeri otot

Sakit atau kedinginan bisa menjadi gejala dari banyak penyakit, termasuk flu. Namun belakangan hal ini menjadi gejala dari virus corona. Tidak jelas bagaimana prevalensi gejala-gejala ini tetapi sekitar 11% orang yang diteliti melaporkan kedinginan, dan 14% melaporkan nyeri otot, menurut laporan WHO. Ini bisa menjadi tanda awal dari gejala yang lebih parah, atau bisa menjadi satu-satunya indikasi infeksi ringan.

Jika anda mengalami ini, lakukan tindakan pencegahan tambahan untuk mengisolasi diri dari orang lain, perbanyak istirahat dan cairan.

4. Sakit kepala atau pusing

Menurut penelitian di Lancet, sekitar 8 persen pasien Covid-19 melaporkan sakit kepala. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menawarkan pemeriksa mandiri online secara gratis untuk membantu menilai apakah gejala dan keadaan sakit atau pusing tersebut dapat mengindikasikan infeksi coronavirus.

5. Hidung berair sesekali

Sebagian kecil atau kurang dari 5 persen pasien Covid-19 mengalami hidung tersumbat atau pilek, menurut laporan WHO. Sementara bersin sama sekali tidak terkait dengan virus corona.

Jika anda menderita salah satu dari masalah ini, kemungkinan besar itu adalah penyakit lain seperti alergi atau pilek. Sakit tenggorokan kadang-kadang menyertai infeksi virus corona tetapi sekali lagi, ini lebih sering merupakan tanda flu biasa atau pilek.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia