600.000 Masker dari China Ditolak di Belanda karena Tak Sesuai Standar

Foto ilustrasi. - Harian Jogja/Nina Atmasari
29 Maret 2020 11:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, AMSTERDAM- Di tengah tingginya kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk berperang melawan virus corona baru atau Covid-19, Pemerintah Belanda menarik 600.000 masker yang diimpor dari China. Hal itu seperti dilaporkan media setempat, Sabtu (28/3/2020).

Kementerian Kesehatan menarik keluar masker FFP2 dari total 1,3 juta yang diimpor dari China karena tidak memenuhi standar kualitas, menurut organisasi berita publik NOS sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu, Minggu (29/3/2020).

Belanda memiliki 1.819 kasus yang dikonfirmasi dari virus yang dikenal sebagai COVID-19 dan jumlah kematian mencapai 639.

Setelah pertama kali muncul di Wuhan, China, Desember lalu, coronavirus novel telah menyebar ke setidaknya 177 negara dan wilayah, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di A.S.

Data menunjukkan lebih dari 660.700 kasus telah dilaporkan di seluruh dunia dengan angka kematian di atas 30.600 dan hampir 140.000 pemulihan.

Sumber : Suara.com