Terbang dari Bali ke Melbourne, Warga Australia Positif Terjangkit Corona

Ilustrasi virus Corona. - REUTERS/Dado Ruvic
02 Maret 2020 19:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MELBOURNE- Seorang warga Australia dikabarkan terjangkit Virus Corona setelah terbang dari Bali.

Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia, sedang mencari data seluruh penumpang pesawat Malindo Air rute Denpasar-Melbourne pada penerbangan Jumat, 28 Februari 2020, setelah seorang penumpangnya diketahui positif terjangkit virus korona.

Penumpang perempuan berusia 30-an tahun ini baru kembali dari Iran melalui Bali, dan pulang ke Melbourne menggunakan Malindo Air nomor penerbangan OD 177 yang mendarat di Melbourne, pukul 6 pagi.

Pihak berwenang kini meminta para penumpang lainnya untuk segera menghubungi pihak otoritas untuk tindakan lebih lanjut.

Menurut kepala otoritas kesehatan Victoria, Dr Brett Sutton, setibanya di Melbourne, perempuan ini ke rumahnya dengan menggunakan mobil pribadi.

Belakangan dia didiagnosa terinfeksi penyakit Covid-19 dan saat ini sedang dalam pemulihan dengan gejala ringan.

Dr Sutton menegaskan seluruh penumpang yang duduk satu hingga dua baris di kiri-kanan perempuan ini agar melakukan karantina di rumah masing-masing.

Namun ia mengakui pihaknya tidak memiliki daftar penumpang pesawat Malindo tersebut.

Pemerintah Australia, katanya, kini berusaha untuk mendapatkan daftar penumpang ini sesegera mungkin.

"Tentu saja kami berharap agar segera mendapatkan manifest penumpang jika bisa diurus segera," kata Dr Sutton.

Namun untuk berjaga-jaga, seluruh penumpang yang menggunakan penerbangan tersebut diminta menghubungi Desk Covid-19 Depkes Victoria di nomor 1800675398

Menurut Dr Sutton, perempuan ini sudah merasakan gejala-gejala sakit ketika akan naik pesawat dari Bali.

Sabtu malam atau sehari setelah tiba di Melbourne, ia datang ke rumah sakit dan dipastikan terjangkit virus corona dipastikan, hari Minggu (1/3/2020)

"Hanya kontak dekat dalam jangka waktu cukup lama membuat seseorang berisiko," jelas Dr Sutton.

"Dan kasus ini masih pada tahap awal, sehingga menurut saya kemungkinannya tidak banyak penumpang lainnya yang akan kena risiko," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan seorang penumpang asal Iran yang juga transit di Bali dengan tujuan Selandia Baru, dinyatakan positif terjangkit virus korona.

Presiden Jokowi di Istana Negara mengonfirmasi kasus pertama virus korona di Indonesia. Mereka adalah pasangan ibu-anak yang tinggal di Depok, Jawa Barat. Dan saa ini keduanya sudah dirawat dalam ruang isolasi di RS Sulianti Suroso, Sunter, Jakarta.

Sumber : Okezone.com