Kalau Virus Corona Masuk ke Indonesia, Jokowi Khawatir Ekonomi dan Devisa Terganggu

Joko Widodo - Reuters/Willy Kurniawan
13 Februari 2020 17:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Jokowi khawatir, bila virus corona masuk ke Indonesia bakal menganggu perekonomian.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada para menteri untuk benar-benar menjaga agar virus corona tidak masuk ke Indonesia. Sebab, sekali masuk apalagi ke destinasi wisata, berdampak sangat besar pada perekonomian.

Jokowi mengatakan, antisipasi virus corona menjadi sangat penting untuk Indonesia yang memiliki banyak titik destinasi turis. Artinya memerlukan sebuah persepsi, bahwa Indonesia tidak ada virus corona.

"Jadi betul-betul saya sampaikan kepada para menteri agar betul-betul dijaga agar tidak masuk ke Indonesia, karena sekali masuk apalagi ke destinasi turisme, saya kira ini akan sangat mengganggu income dan devisa dari sektor turisme," tuturnya, dalam wawancara khusus BBC dengan Presiden Jokowi, Kamis (13/2/2020).

Jokowi melanjutkan, saat tahu ada virus corona, pemerintah langsung siapkan di titik-titik bandar udara maupun pelabuhan laut, yang berhubungan langsung dengan internasional. Semuanya dicek secara ketat dengan thermal scanner, semuanya, secara ketat.

"Karena kita tahu, Indonesia ini negara besar, ada lebih dari 15 international hub airports. Sehingga semua memerlukan pengawasan semuanya harus hati-hati dengan penuh kewaspadaan agar tidak ada virus corona yg masuk ke Indonesia," tuturnya.

Dirinya pun berharap tidak ada warga negara Indonesia yang terkena virus tersebut. Termasuk tidak menyebar di Indonesia.

"Kita betul-betul berusaha keras untuk melakukan itu. Sampai saat ini saya belum mendengar ada yang terkena virus itu. Kita berharap tidak ada yang terjadi di Indonesia," tuturnya.

Sumber : Okezone.com