Dedi Mulyadi Klaim Seluruh Tambang Ilegal di Jabar Bakal Tutup Agustus 2025
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim pihaknya sudah menutup ratusan tambang ilegal hingga saat ini. Dia menekankan penutupan tambang ilegal di Jawa Barat
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan)
Harianjogja.com, BANDUNG— Di Provinsi Jawa Barat terdapat ribuan pekerja asal China. Pemprov Jabar bekerjasama dengan seluruh pihak saat ini terus memantau pekerja asing tersebut.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan jumlah tenaga kerja asing asal China di Jawa Barat saat ini mencapai lebih dari 3.000 orang dan semua termonitor keberadaan dan aktivitasnya.
Namun, pihaknya mengingatkan agar soal virus corona tidak membuat tenaga kerja asing dari China jadi terkucilkan. Pemeriksaan terhadap mereka dan pemantauan sudah dilakukan secara baik.
"Dinas-dinas tenaga kerja di daerah sudah dikomunikasikan untuk melakukan koordinasi pemantauan dengan prosedur yang sederhana kalau terlihat ada batuk, pilek, atau demam yang menjadi gejalanya, maka harus segera antisipasi untuk melaporkan," katanya, Kamis (13/2/2020).
Pihaknya juga tengah menanti kabar dari sembilan warga Jabar yang tadinya tinggal di Wuhan yang saat ini tengah diobservasi di Pulau Natuna.
"Yang di Natuna kita masih menunggu kabar. Kalau kabar terakhirnya juga negatif ya. Sehingga setelah lewat 14 hari bisa kembali ke keluarga masing-masing di Jabar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim pihaknya sudah menutup ratusan tambang ilegal hingga saat ini. Dia menekankan penutupan tambang ilegal di Jawa Barat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.