Pemerintah Penuhi Kebutuhan 243 WNI di Wuhan

Tenaga medis menggunakan pakaian pelindung khusus saat merawat pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, di Wuhan, Provinsi Hubei, China Rabu (28/1 - 2020). China Daily via Reuters
31 Januari 2020 02:57 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 243 warga negara Indonesia (WNI) di Kota Wuhan, China dipastikan terpenuhi kebutuhan pokoknya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan hal itu untuk memastikan kesehatan WNI hingga pemerintah melakukan tindakan evakuasi.

"Memastikan kesehatan dan keselamatan para mahasiswa di Wuhan,"ujarnya, Kamis (30/1/2020).

Menurut dia, pemberian logistik dalam bentuk kebutuhan pokok dan kompensasi dalam bentuk uang selama ini sudah diberikan kepada WNI yang berada di sana. Pemberian bantuan diatas sebagai bentuk komunikasi intens yamng dilakukan pemerintah, karena saat ini para WNI tidak bisa melakukan aktivitas yang maksimal dalam mendapatkan makanan dan lain sebagainya. 

"Mereka mengalami tingkat kejenuhan dan kebosanan, maka pemerintah melakukan komunikasi intens sambil memberikan bantuan logistik," jelasnya.

Pemberian bantuan juga dilakukan, oleh para mahasiswa yang mendata setiap WNI yang berada di Wuhan. Tujuannya, agar setiap WNI dapat terpenuhi kebutuhan pokoknya ditengah ancaman penyebaran virus corona di lokasi tersebut.

Setelah data yang terkumpul valid, maka pemerintah akan melakukan tindakan selanjutnya kepada masyarakat Indonesia yang disana.  

Selain itu, pendataan juga dilalukan melalui persatuan mahasiswa juga membantu mendata para WNI di sana.
 

Sumber : Bisnis.com