Cara Kerja FTTH dan n8n Dikenalkan dalam Pelatihan Jaringan
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
Penumpang yang mengenakan masker terlihat di area menunggu kereta ke Wuhan di Stasiun Kereta Api Barat Beijing, menjelang Tahun Baru Imlek China, di Beijing, 20 Januari 2020. - REUTERS / Stringer
Harianjogja.com, JAKARTA- Warga seluruh dunia saat ini sedang disibukkan dengan wabah virus corona baru. Kasus di China dilaporkan sudah mencapai 800 kasus lebih dan memakan 26 korban jiwa. Pemerintah setempat memberlakukan karantina massal pada 41 juta penduduk yang tersebut di 13 kota.
Kemunculan virus corona baru yang diberi nama 2019-nCoV ini pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 lalu di kota Wuhan. Sejak saat itu virus terus menyebar bahkan kasusnya kini telah dikonfirmasi muncul di beberapa negara.
China memang diketahui beberapa kali menjadi daerah tempat kemunculan berbagai virus baru penyebab penyakit. Contohnya saja virus flu burung, virus severe acute respiratory syndrome (SARS), dan yang terbaru 2019-nCoV.
Baca juga: Bak Kota Mati di China Gegara Virus Corona
Mengapa sepertinya China menjadi \'hot spot\' virus baru? Vaksinolog lulusan University of Siena, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, menjelaskan kemungkinan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.
"Penyakit-penyakit ini berasal dari binatang yang ditransmisikan ke manusia disebut zoonotic disease," kata dr Dirga pada detikcom.
"Di China banyak sekali model interaksi antara manusia dengan hewan yang tidak aman. Contohnya kalau kita ke China, pasar binatangnya, itukan bebas sekali campur segala macam hewan hidup mati diperjualbelikan. Tidak bersih. Sangat gampang tertular," lanjut pria yang sehari-hari praktik di OMNI Hospitals Pulomas ini.
Selain itu China juga memiliki populasi penduduk tinggi. Artinya ketika virus dari hewan bermutasi bisa menjangkit manusia, penyakit akan mudah menular karena populasi penduduk yang padat dan mobilitas tinggi.
"Itu bisa menjelaskan kenapa kok banyak [penyakit] yang dari China," pungkas dr Dirga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Megawati Soekarnoputri membuka pameran Mata Hati Soekarno di Bantul. Sebanyak 47 perupa menafsirkan pemikiran dan warisan Bung Karno.