Aksi Nyata BRI di Jogja, 500 Paket Sembako Dibagikan ke Jemaat Gereja
BRI Regional Yogyakarta menyalurkan 500 paket sembako ke 10 gereja di Jogja melalui program TJSL sebagai wujud kepedulian sosial dan berbagi manfaat.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. /Reuters
Harianjogja.com, PYONGYANG—Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengungkapkan rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari program modernisasi angkatan laut Korea Utara. Proyek tersebut disebut menjadi salah satu fokus utama dalam upaya memperkuat kemampuan pertahanan dan sistem penangkalan militer negara itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kim Jong Un saat meninjau kapal perusak Kang Kon milik Angkatan Laut Tentara Rakyat Korea yang tengah menjalani uji coba laut. Informasi itu dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Sabtu (6/6/2026).
Dalam kunjungan yang berlangsung pada 4 Juni 2026 tersebut, Kim secara langsung memantau performa kapal selama proses pengujian untuk menilai kemampuan tempurnya. Ia juga meninjau berbagai aspek operasional kapal yang menjadi bagian dari penguatan armada laut Korea Utara.
Menurut laporan KCNA, Kim Jong Un menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan penguatan angkatan laut merupakan salah satu target utama dalam kebijakan pertahanan lima tahunan terbaru Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara itu menilai angkatan laut harus berkembang menjadi kekuatan yang mampu mendukung sistem penangkalan nuklir nasional sekaligus menjadi instrumen strategis dalam menghadapi ancaman dari luar.
Dalam kesempatan tersebut, Kim juga menyampaikan bahwa angkatan laut Korea Utara harus mampu melancarkan serangan yang disebutnya "menghancurkan" terhadap musuh kapan pun diperlukan, baik dari bawah permukaan laut maupun dari atas permukaan laut.
Selain menyoroti pengembangan senjata bawah air rahasia, Kim Jong Un memberikan apresiasi terhadap kemampuan manuver kapal perusak Kang Kon yang saat ini masih berada dalam tahap pengujian. Ia menilai kapal tersebut menunjukkan performa yang memuaskan selama proses uji coba berlangsung.
Kim juga menetapkan sejumlah tugas bagi para pengembang dan pejabat terkait untuk menyempurnakan sistem komando dan kendali kapal perang buatan dalam negeri agar sejalan dengan perkembangan teknologi modern dalam industri pertahanan maritim.
Lebih lanjut, Kim menginstruksikan percepatan penyelesaian seluruh tahapan pengujian sehingga kapal perusak Choe Hyon dan Kang Kon dapat segera diserahkan kepada Angkatan Laut Korea Utara untuk memperkuat armada operasional mereka.
Rencana pengembangan senjata bawah air rahasia dan percepatan modernisasi armada laut tersebut menjadi bagian dari strategi Korea Utara dalam meningkatkan kemampuan pertahanan maritimnya. Bersamaan dengan itu, pemerintah Korea Utara juga terus mendorong pengembangan sistem persenjataan dan teknologi militer yang dinilai mampu mendukung kekuatan angkatan laut pada masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRI Regional Yogyakarta menyalurkan 500 paket sembako ke 10 gereja di Jogja melalui program TJSL sebagai wujud kepedulian sosial dan berbagi manfaat.
DKP Bantul memastikan musim kemarau belum mengganggu budidaya ikan. Ketersediaan air masih aman, sementara pembenihan diperkuat dengan teknologi indoor.
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis (serang terbaik) vs Spanyol (pertahanan terbaik). Mbappe vs Yamal, rekor 36 laga tak terkalahkan Spanyol diuji.
Samsung kembali menjadi vendor smartphone terbesar dunia pada kuartal II 2026. Krisis memori global membuat pasar HP lesu dan harga perangkat berpotensi naik.
Memasuki tahun ajaran baru, orang tua perlu menentukan uang saku anak secara tepat. Simak cara menghitung nominal ideal sekaligus mengajarkan literasi keuangan
Superkomputer Opta menempatkan Prancis sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 dengan peluang 34,05 persen. Argentina justru berada di posisi terakhir di antara