Harga Beras Premium Tembus HET di Semua Zona, Ini Datanya
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Ilustrasi suhu dingin - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena bediding yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dipastikan bukan merupakan cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bediding adalah fenomena musiman yang lazim terjadi saat musim kemarau, terutama di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan.
Penurunan suhu udara yang terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari terjadi akibat kondisi atmosfer yang mendukung pelepasan panas dari permukaan bumi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengaitkan fenomena tersebut dengan kejadian cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Ida Pramuwardani, mengatakan bediding merupakan kondisi yang umum terjadi ketika tutupan awan berkurang sehingga suhu udara terasa lebih dingin dibandingkan biasanya.
"Perlu dipahami bahwa bediding bukanlah fenomena yang 'melanda' seperti kejadian cuaca ekstrem, melainkan kondisi musiman ketika udara terasa lebih dingin akibat berkurangnya tutupan awan," kata Ida, Sabtu (6/6/2026).
Dipicu Langit Cerah dan Udara Kering
Ida menjelaskan suhu dingin pada malam hingga pagi hari muncul karena panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih mudah dilepaskan ke atmosfer saat kondisi langit cerah tanpa tutupan awan.
Kondisi tersebut diperkuat oleh rendahnya kelembapan udara serta meningkatnya pengaruh massa udara kering yang berasal dari Australia. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat suhu udara pada malam hari turun lebih signifikan dibandingkan periode lainnya.
Menurut BMKG, fenomena ini umumnya mulai dirasakan pada Juni dan cenderung semakin kuat pada Juli hingga Agustus seiring menguatnya angin timuran atau Monsun Australia.
Suhu udara yang lebih dingin biasanya paling terasa ketika malam hari berlangsung cerah dan hampir tidak ada awan yang menghalangi pelepasan panas dari permukaan bumi.
Tidak Terjadi di Seluruh Indonesia
BMKG menegaskan fenomena bediding tidak berlangsung secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Kondisi ini umumnya muncul di daerah yang memiliki langit cerah, kelembapan udara rendah, dan curah hujan yang mulai berkurang seiring masuknya musim kemarau.
Wilayah yang biasanya lebih awal merasakan fenomena bediding berada di kawasan Indonesia bagian selatan, antara lain:
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Bali
Wilayah selatan Pulau Jawa
Kawasan dataran tinggi di Pulau Jawa
Sumatera Selatan
Lampung
Masyarakat Diimbau Menjaga Kondisi Tubuh
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak bediding untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang lebih dingin.
Penggunaan pakaian hangat serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih dinilai penting agar tubuh tetap nyaman saat beraktivitas.
Fenomena ini sebelumnya menjadi perbincangan luas di media sosial setelah sejumlah akun menginformasikan adanya penurunan suhu udara di beberapa daerah selatan Indonesia. Salah satunya menyebut suhu di Batu, Jawa Timur, dapat berada pada kisaran 13 hingga 16 derajat Celsius pada pukul 03.00–06.00 WIB.
Meski penjelasan mengenai bediding yang beredar di media sosial secara umum sesuai dengan kajian meteorologi, BMKG menilai edukasi kepada masyarakat tetap diperlukan agar publik dapat membedakan fenomena iklim musiman yang normal dengan kejadian cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak lebih serius.
Seiring memasuki puncak musim kemarau dalam beberapa bulan mendatang, fenomena bediding diperkirakan masih akan dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan, terutama pada malam hingga pagi hari saat kondisi cuaca cerah dan kelembapan udara rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
DPRD Kota Jogja meminta pengawasan tarif parkir diperketat menjelang liburan. Pemkot juga didorong menambah kantong parkir dan mengatur lalu lintas.
Ekonomi ilegal global diperkirakan mencapai US$6 triliun pada 2025. Simak dampaknya dan empat pusat kejahatan terorganisasi di Asia Tenggara.
Forbes menaksir kekayaan Kanye West sebesar US$400 juta, sedangkan Ye pernah mengklaim nilainya mencapai US$2,77 miliar pada Januari 2025.
Wamenhaj Dahnil mengimbau jemaah umrah memilih penerbangan langsung ke Jeddah atau Madinah dan menghindari transit di Malaysia serta Singapura.
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.