Gibran Tinjau Pabrik Motor Listrik, TKDN Tembus 60 Persen
Wapres Gibran tinjau pabrik kendaraan listrik di Tangerang, apresiasi TKDN di atas 60 persen untuk dorong industri nasional.
Jet tempur F-16V buatan Amerika Serikat (AS). - Istimewa\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah puluhan jet tempur Amerika Serikat terpantau berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Laporan ini mengemuka dari The New York Times yang mengutip foto satelit serta data pelacakan penerbangan terbaru.
Citra yang diambil pada Jumat memperlihatkan lebih dari 60 pesawat tempur terparkir di pangkalan tersebut, atau sekitar tiga kali lipat dari jumlah penempatan normal. Lonjakan armada ini dinilai tidak lazim dan memicu sorotan terkait dinamika keamanan kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan, sedikitnya 68 pesawat angkut tercatat mendarat di pangkalan tersebut sejak 15 Februari. Sejumlah jet tempur lainnya diduga ditempatkan di dalam hanggar pelindung sehingga tidak seluruhnya terlihat dari citra terbuka.
Dari hasil analisis citra satelit, tampak pula pesawat tempur siluman F-35 yang lebih modern dibandingkan armada yang biasanya ditempatkan di sana. Selain itu, sejumlah drone, helikopter, hingga sistem pertahanan udara terbaru juga teridentifikasi berada di area pangkalan.
Pejabat Yordania menyampaikan kepada media tersebut bahwa penempatan tambahan pesawat dan perlengkapan militer dari Amerika Serikat itu merupakan bagian dari perjanjian pertahanan antara negaranya dan Washington. Pangkalan Udara Muwaffaq Salti sendiri berada di wilayah Yordania dan selama ini menjadi salah satu titik strategis kerja sama militer kedua negara.
Situasi ini berkembang di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya pada Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan “armada besar” sedang menuju Iran, sembari berharap Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang disebutnya “adil dan merata” terkait penghentian total senjata nuklir.
Trump juga memperingatkan bahwa apabila tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir tersebut, serangan Amerika Serikat ke Iran akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan sebelumnya, pernyataan yang semakin menambah sorotan terhadap pergerakan puluhan jet tempur Amerika Serikat di Yordania serta perkembangan situasi geopolitik kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : AntaraKota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
Wapres Gibran tinjau pabrik kendaraan listrik di Tangerang, apresiasi TKDN di atas 60 persen untuk dorong industri nasional.
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
Fadli Zon dorong Lengger Banyumas go internasional. Festival budaya dinilai berdampak besar bagi pariwisata dan UMKM.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini bervariasi. Simak daftar lengkap harga dan buyback terbaru.
UGM dorong penggunaan bahan alami untuk praktikum kimia murah, aman, dan mudah diterapkan di sekolah.
Gempa Magnitudo 7,5 guncang Venezuela, 235 tewas, ratusan bangunan rusak, dan puluhan gempa susulan picu kepanikan.