Virus Corona Menghantui Indonesia, Kemenkes Nyatakan Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk

Ilustrasi Virus - Ist/webMD
22 Januari 2020 21:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Indonesia siap menghadapi kemungkinan terburuk masuknya virus mematikan Corona ke wilayah ini.

Wabah virus corona yang menyebar dari Wuhan, China ke beberapa negara di dunia mulai menghantui masyarakat Indonesia.

Ditemui media dalam acara tindaklanjut informasi terkait nCoV (Virus corona) di Ruang Naranta, Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Rabu, (22/1/2020), Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, drg. R. Vensya Sitohang M.Epid dan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, mengatakan bahwa Indonesia siap menghadapi kemungkinan terburuk.

"Negara kita siap. Kemenkes sudah menyiapkan semua daerah dan berjenjang mulai dari provinsi, kabupaten, kota, laboratorium termasuk KKP," kata Vensya di hadapan media.

Meski WHO belum menetapkan adanya kemungkinan penyebaran virus dari manusia ke manusia, namun pihak Kemenkes RI mengaku sudah melakukan kesiapsiagaan termasuk menyediakan 100 RS rujukan dan tiga rumah sakit rujukan nasional yang berada di Jakarta.

Kemenkes juga telah menyiapkan 12.000 masker N95, 860 alat pelindung diri dan 35.000 Health Alert Card yang disediakan di setiap pintu masuk ke Indonesia. "Tapi ini baru digunakan kalau sudah ada suspect. Saat ini hanya mengggunakan masker," tambah Kepala KKP Kelas 1 Soekarno-Hatta, dr, Anas Ma'ruf dalam acara yang sama.

Di sisi lain, Vensya mengatakan bahwa Indonesia memiliki riwayat menyelesaikan wabah penyakit zoonosis yang baik. Hal tersebut, lanjutnya, merupakan bukti bahwa Indonesia siap dan mampu mengatasi wabah penyakit zoonosis.

"Waktu flu burung kita sukses dihargai, diapresiasi oleh dunia. Kita bisa menghandle. Dilihat koordinasi kita yang baik karena kebetulan dari zoonotis. Jadi kordinasi Kemenkes dan Kementan itu berjalan bukan hanya kordinasi di meja tapi di lapangan juga bisa," tutupnya.

Sumber : Suara.com