Advertisement
Anies Izinkan Tebang 190 Pohon di Monas, PDIP: Sikap Anies Aneh
Kawasan Monas - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebut penebangan 190 pohon di kawasan Monas, Jakarta Pusat terkait dengan penyelenggaraan kegiatan balap mobil listrik (Formula E) yang akan digelar pada Juni 2020. Penebangan itu mendapatkan izin dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
"Revitalisasi monas ini kaitannya dengan penyelenggaraan Formula E. Harusnya bukan untuk tebang-tebang pohon begitu, tetapi bagaimana pengaspalan, pengalihan sejumlah ruas jalan untuk trek yang akan menjadi perlintasan," katanya ketika dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020).
Advertisement
Dia juga heran dengan pernyataan Pemprov DKI yang menyebut penebangan pohon tersebut bagian dari proses penghijauan di Jakarta.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai penebangan pohon justru akan mengurangi ruang hijau. Apalagi, status Monas merupakan lokasi cagar budaya sehingga tidak seharusnya dipangkas ruang hijau yang ada di sana.
"Sikap Anies ini aneh bagi saya. Di saat dunia berlomba-lomba penghijauan, ini kok malah melakukan penebangan pohon. Tinjau lagi deh konsep, kajian, dan rencana induk Monas seperti apa," imbuhnya.
Oleh karena itu, dia berencana memanggil satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait yang bertanggung jawab atas rencana revitalisasi Monas.
Hal itu akan dilakukan Komisi D untuk memanggil SKPD yang berkepentingan. "Kalau alasannya untuk penghijauan kedepannya, ini tidak menambah luas RTH baru kok. Bukannya malah mubazir? Kalau saya bilang sih mubazir karena ini uang rakyat, yang saat ini lagi takut-takutnya nih sama banjir," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Monas Muhamad Isa Sanuri mengatakan revitalisasi merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka, hasil dari sayembara desain yang pemenangnya ditetapkan pada awal 2019.
Pelaksanaannya akan dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak 2019. Dengan target pengerjaan selama tiga tahun atau diprediksi selesai pada 2021.
Saat ini, proses revitalisasi mulai dilaksanakan di area Plaza Selatan seluas 34.841 meter persegi. Dari 190 unit pohon di area Selatan, beberapa akan dilakukan pemindahan ke area Barat, Timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Boldsky/Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Februari 2026, Lengkap dari Palur-Tugu
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Pacitan M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jogja
- BMKG Catat Gempa Pacitan M6,4, Tak Menimbulkan Tsunami
- Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Ganggu KA Lodaya Jalur Selatan
- BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2 Dipicu Subduksi
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
Advertisement
Advertisement



