Keraton Agung Sejagat Punya Cabang di Klaten, Pemimpinnya Bergelar Maha Menteri

Raja Keraton Sejagat - ist
17 Januari 2020 01:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Penyelidikan Keraton Agung Sejagat (KAS) terus berlanjut. Polisi mengungkap Keraton Agung Sejagat Purworejo telah memiliki cabang di Kabupaten Klaten. Cabang tersebut dipimpin oleh seorang dengan jabatan maha menteri dan memiliki puluhan orang pengikut.

"Sudah ditemukan cabang kerajaan Agung Sejagat di beberapa kecamatan Kabupaten Klaten, dipimpin oleh seorang maha menteri Keraton Agung Sejagat, saudari Wiwik," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F Sutisna kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Iskandar menjelaskan cabang tersebut ada di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Klaten. Di lokasi tersebut ditemukan batu prasasti, sendang kecil bertulisan Sendang Panguripane Jagad, dan tempat pertemuan. Seragam kerajaan juga ditemukan di sana.

"Di sana sudah ada batu prasasti, tempat pertemuan, dan papan nama," terangnya.

"Pengikutnya berjumlah 28 orang," imbuh Iskandar.

Beberapa orang yang diduga pengikut Keraton Agung Sejagat cabang Klaten telah diminta keterangan polisi. Ada tiga warga dari Kecamatan Prambanan.

"Ada dua warga desa saya yang diminta datang ke polsek. Didampingi perangkat desa juga," kata Kaur Perencanaan Desa Brajan, Prambanan, Rahmat, saat dihubungi.

Menurut Rahmat, dua warganya yang dimintai keterangan berinisial SD dan SA, berkaitan dengan kasus Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

"Iya hubungan kasus di Purworejo. Sejak 2016 sudah pernah saya ingatkan keduanya tapi beralasan organisasinya sudah berizin," lanjut Rahmat.

Satu orang lainnya berinisial WU, warga Desa Kebondalem Lor. Ketiganya diminta keterangan di Polsek Prambanan siang tadi.

Diberitakan sebelumnya, hasil pemeriksaan polisi terhadap raja Keraton Agung Sejagat Purworejo, Toto Santoso, kerajaan buatannya itu disebut juga ada di Klaten, Jogja, dan Lampung.

Toto dan ratu Fanni Aminadia ditangkap pada Selasa (14/1/2020). Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka terkait penipuan dan keonaran.

Sumber : detik.com