PT Asabri Diguncang Dugaan Korupsi Rp10 T, Prabowo Sebut Dana Prajurit Aman

Dahnil Anzar Simanjuntak - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
16 Januari 2020 17:27 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kabar dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero)  ditanggapi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan meminta para prajurit tetap cool atau tenang.

"Dana prajurit setelah kami pelajari aman. Makanya pak Prabowo sampaikan prajurit harus tetap cool. Tetap santai. Karena dana prajurit aman," kata Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kemhan RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dia mengatakan beberapa waktu lalu manajemen PT Asabri telah menemui Menhan untuk menjelaskan terkait dugaan korupsi dana parajurit yang beredar. Dari pertemuan tersebut, dana para prajurit masih tetap aman.

Di sisi lain dia mengaku memiliki dua pandangan terkait dugaan ini. Pertama, dugaan tentang korupsi yang belum dibuktikan, kedua tentang kerugian yang disebabkan oleh gagal investasi.

Menurut Dahnil, apabila kerugian yang dialami Asabri disebabkan oleh gagal investasi maka tidak dapat disebut sebagai perbuatan kriminal. Akan tetapi apabila memang ditemukan adanya korupsi pihaknya meminta agar langsung ditindak.

"Cuma kalau ada korupsi tentu harus ditindak secara hukum," ujarnya.

Selama ini Asabri menjadi BUMN yang menghimpun dana dari prajurit untuk dana pensiun hingga dana kematian. Hingga kini setidaknya dana 600.000 personel polisi dan 360.000 prajurit TNI dihumpun oleh perusahaan ini.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja menegaskan dana yang dimiliki oleh perusahaan itu tidak dikorupsi . Terlebih dana milik prajurit hingga kini masih dalam kondisi aman.

Sumber : Bisnis.com