Yusril Tegaskan Kasus Penyadapan Ponsel Presiden oleh Polisi Tak Mengarah ke Makar
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BENGKULU - Perairan di Barat Daya Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu diguncang gempa bermagnitudo 5,5 dengan kedalaman pusat gempa 30 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 21.49 WIB.
Berdasarkan informasi laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diakses Senin malam, gempa yang tergolong lemah tersebut berlokasi 51 kilometer Barat Daya Mukomuko, dengan titik koordinat 2.97 Lintang Selatan dan 100.87 Bujur Timur.
Gempa tidak berpotensi tsunami namun dirasakan di Mukomuko, Padang, Painan, Kepahiang, Bengkulu Kerinci, dan Padang Panjang. Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan atau korban yang ditimbulkan di kawasan yang terdampak gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Persib Bandung berpeluang memastikan tiket 16 besar ACL2 saat menghadapi Melbourne Victory. Simak syarat dan posisi Maung Bandung di Grup E.
Kenali 7 ciri HP disadap, mulai dari baterai boros hingga aktivitas mencurigakan. Simak cara mengamankan ponsel dan melindungi data pribadi.
Dokumen rahasia NSA mengungkap penyadapan tiga presiden Prancis, mulai dari pembicaraan politik, diplomasi, hingga kontrak bisnis perusahaan.
China memimpin investasi infrastruktur kereta api dunia. Simak lima negara dengan belanja terbesar, mulai dari Jepang hingga Jerman.
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional