KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Bos Summarecon Usai OTT HGB Bogor
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
Menko Polhukam Wiranto /Fahreza Rizky-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Kader partai Hanura diminta mendukung langkah Ketua Dewan Pembina Wiranto untuk menyelamatkan partai. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Keanggotaan DPP Partai Hanura Tien Aspasia.
"Karena ini (langkah Wiranto) adalah semata upaya penyelamatan Partai Hanura, dan untuk membangun partai yang kuat lagi ke depan," kata Tiens di Jakarta, Minggu (16/12/2019), terkait konflik Hanura.
Sebelumnya beredar surat yang ditandatangani oleh Dewan Penasehat Subagyo HS dan Dewan Kehormatan Chairuddin Ismail yang meminta Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang untuk mundur. Tiens mengatakan, surat Subagyo dan Chairuddin itu disetujui oleh Ketua Dewan Pembina Wiranto dalam surat tertanggal 9 Desember 2019.
Alasan Subagyo dan Chairuddin, Oesman Sapta tidak memenuhi pakta integritas yang ditandatanganinya, terutama Partai Hanura gagal di Pemilu 2019 karena tidak lolos parliamentary threshold sehingga tidak ada kursi di DPR RI.
Tiens mengatakan, surat tersebut merupakan upaya untuk menyelamatkan partai.
Tiens juga menyayangkan pernyataan salah satu Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah yang justru menyoroti posisi Wiranto sebagai Ketua dan anggota Wantimpres yang baru dilantik.
Sebelumnya Inas meminta Wiranto mundur sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura karena dalam UU tentang Dewan Pertimbangan Presiden No 19/2006 tidak boleh rangkap jabatan sebagai pimpinan partai politik.
Tiens mengatakan, Wiranto tentu tidak akan menanggapi komentar tersebut. "Beliau lebih tahu apa yang akan dilakukan. Tidak perlu repot-repot Pak Inas komentar," kata Tiens yang juga pendiri partai.
Tiens mengatakan, dalam UU nomor 19 tahun 2006 masih ada waktu tiga bulan bagi Wiranto untuk memutuskan langkah selanjutnya. "Dulu Pak Wiranto jadi menteri pun beliau secara konsisten dan elegan mundur jadi ketua umum Partai Hanura," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Google merilis Gemini 3.8 Live dan Extended Thinking. Simak kemampuan AI suara terbaru, fitur penalaran, multimodal, benchmark, dan ketersediaannya.
Simak jadwal lengkap timnas voli putri dan putra Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, termasuk lawan, tanggal, dan jam pertandingan.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.