OPINI: Bank Indonesia dan Investasi
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Anggota Komunitas Gunungkidul Reptil Independen Dino Ahzar Setiawan saat melakukan tes untuk mengetahui jenis kelamin ular kobra yang ditangkap di wilayah Dusun Kepek I, Kepek, Wonosari. Kamis (5/12/2019)-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, BOGOR-Teror ular kobra tak hanya terjadi di Gunungkidul, DIY tapi juga di Bogor, Jawa Barat.
Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin menekankan perlunya program Jumat Bersih (Jumsih) kepada Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa, menyusul ditemukannya puluhan anak ular kobra secara beruntun di salah satu perumahan di Kecamatan Bojonggede selama sepekan ke belakang.
"Makanya kenapa saya mengharuskan pihak kecamatan dan desa mengadakan Jumat Bersih? supaya tidak ada lagi tempat-tempat yang disukai semacam ular, biawak dan sebagainya," ujarnya kepada Antara di komplek Pemda, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (13/12/2019) petang.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengaku tak heran atas temuan puluhan anak ular kobra tersebut, karena permukiman tempat ditemukannya ular-ular itu dikenal kumuh.
"Sebetulnya ular itu senang di tempat kotor dan rimbun. Ini harus bersih lingkungan, agar terhindar dari hal-hal yang seperti itu," kata Ade Yasin.
Di tempat terpisah, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, kembali mengamankan dua ekor anak ular kobra di Perumahan Citayam Village, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat.
Ketua Regu 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman mengatakan bahwa dua anak ular kobra itu ditemukan di dua titik berbeda, meski masih dalam satu lingkungan yang sama.
"Pertama dekat Blok E, yang berbeda di dalam got, kedua depan pos keamanan perumahan, ularnya berada di tumpukan batako," kata Arman.
Sementara itu, Camat Bojonggede Kabupaten Bogor, Dace Hatomi menerangkan bahwa hingga Kamis kemarin, sedikitnya sudah ada 34 anak ular kobra ditemukan di Perumahan Royal Citayam Bojonggede.
Puluhan anak ular dengan panjang 20 sentimeter hingga 30 sentimeter itu ditemukan secara beruntun dalam waktu sepekan di rumah-rumah warga hingga fasos fasum perumahan.
Menurutnya, puluhan ular kobra itu merasa tak nyaman di habitatnya, sehingga memilih pindah ke permukiman.
Ia mengatakan, permukiman yang kini banyak ditemukan ular pun tergolong kumuh.
"Di perumahan itu banyak genteng yang berserakan, mungkin saja kan bisa berhabitat di situ, itu juga kan sarang ular, lokasinya di situ itu kumuh liat saja deh," beber Dace.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Menhub Dudy Purwagandhi meminta operator menyiapkan armada, awak, dan rencana darurat untuk Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Google memperkenalkan Gemini 4 Carbon dengan kemampuan pemrograman, keamanan siber, dan tugas kompleks jangka panjang. Simak fitur dan harganya.
Penerima PKH yang terindikasi judi online bisa mengajukan sanggahan. Simak cara klarifikasi, dokumen yang perlu disiapkan, dan tahapan verifikasinya.
Spotify berencana meluncurkan fitur remix musik berbasis AI pada 2027. Pengguna bisa mengubah genre dan vokal lagu dengan biaya tambahan.
Dubai Access Club menawarkan visa kunjungan lima tahun, kartu SIM gratis, dan kredit Rp9,8 juta. Simak biaya serta syarat pendaftarannya.