Dito Ariotedjo Ungkap Raja Arab Saudi Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Tenda PKL Taman Pancasila Karanganyar morat-marit diterjang hujan badai, Rabu (4/12/2019)./Solopos-Candra Mantovani)
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Hujan disertai angin kencang selama 20 menit menerjang Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (4/12/2019). Sejumlah pohon tumbang, tenda PKL di Taman Pancasila roboh.
Berdasarkan pantauan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, hujan badai terjadi sekitar pukul 15.38 WIB di kawasan Karanganyar Kota. Angin kencang membuat beberapa pohon di Jl. Kapten Mulyadi sebelah timur Gedung Setda Karanganyar, Taman Air Mancur, Kantor Kecamatan Karanganyar, serta Jl. Lawu tumbang.
Beberapa pohon yang tumbang hampir menimpa kios pedagang, mobil, dan sepeda motor. Selain itu, beberapa genting rumah warga dan atap Apotek Kimia Farma sebelah Rumah Dinas Bupati Karanganyar juga lepas akibat hujan badai tersebut.
Pecahan kaca atap Apotek Kimia Farma juga sempat menancap di atap galvalum pos penjagaan Rumdin Bupati Karanganyar. Kondisi paling parah terjadi di Taman Pancasila yang kerap digunakan pedagang berjual beli.
Hujan badai tersebut langsung membuat pedagang kalang kabut lantaran tenda mereka roboh tertiup angin. Setelah hujan reda sekitar pukul 15.58 WIB, beberapa pedagang mengurungkan niat membuka lapak. Mereka merapikan tenda dan lapak yang hancur diterjang badai.
Salah satu pedagang aksesoris gawai di Taman Pancasila Karanganyar, Rohani, menceritakan saat hujan badai terjadi, dia sedang menata dagangan di dalam tenda. Selang beberapa saat kemudian, tenda dagangan di sebelahnya terbang dan menimpa tendanya yang juga ikut terbawa angin sejauh 10 meter dari lokasi awal.
Saat hal tersebut terjadi, Rohani mengaku tak bisa berbuat apa-apa dan pasrah. Dia bahkan sempat terjepit di antara tenda yang beterbangan.
“Saya tidak bisa apa-apa dan cuma bisa berdiri diam. Sementara saya terjepit diantara tenda-tenda yang berterbangan. Untung saja hujannya tidak lama. Alhamdulillah, saya tidak mengalami luka. Sekarang saya merapikan lapak saya dulu. Karena awalnya saya di pojok dan tendanya terbang hingga ke tengah ini,” terangnya.
Pedagang angkringan di Jl. Kapten Mulyadi, Joko, mengaku beberapa pohon kecil di belakang tendanya mulai ambruk dan sempat menimpa bagian belakang lapaknya saat hujan turun. Beberapa saat kemudian pohon besar di sebelah angkringannya juga ikut ambruk menimpa kabel yang mengakibatkan satu tiang lampu ikut tumbang.
Sementara itu, Wakabid Operasional SAR Karanganyar, M Rasyid Al Fauzan, saat dikonfirmasi mengatakan, area yang terdampak angin kencang cukup luas. Menurutnya, hampir seluruh kawasan Karanganyar Kota merasakan dampak dari angin kencang tersebut.
"Kawasan kota merata. Hampir semuanya kena. Selain itu di kawasan Tasikmadu dan Kebakkramat juga cukup banyak yang kena. Saat ini, kami sedang melakukan pendataan di lapangan, sekaligus melakukan evakuasi bersama warga dan relawan, jika ada akses jalan yang tertutup pohon tumbang, atau hal lain yang butuh penanganan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Dito Ariotedjo mengungkap Raja Arab Saudi menawarkan tambahan kuota haji untuk Indonesia saat pertemuan dengan Jokowi pada akhir 2023.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
BBWSSO selesaikan uji sampel air sungai di Gunungkidul. Hasilnya kategori cemar ringan namun tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.