Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Fatmawati/Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu menilai Sukmawati Soekarnoputri sudah keterlaluan karena membandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno.
Melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu, Said Didu memberikan penjelasan menohok untuk Sukmawati.
"Bu Sukmawati yth, bendera Syarikat Islam yang berjuang memerdekakan Indonesia itu tertulis Arab dengan dua kalimat syahadat, juga ormas lain," cuit Said Didu seperti dikutip Suara.com, Jumat (15/11/2019).
Menurut Said Didu, saat merebut kemerdekaan Indonesia dahulu para pejuang kemerdekaan, termasuk Soekarno juga selalu menyebut nama Nabi Muhammad sebagai sosok yang dimuliakan.
Tak hanya itu, pahlawan Indonesia yang memiliki nama Muhammad juga sangat banyak. Mereka ikut ambil bagian memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Pejuang kemerdekaan, termasuk Soekarno juga selalu menyebut nama nabi Muhammad. Banyak sekali pahlawan kita bernama Muhammad," ungkapnya.
Said Didu sendiri masih bingung dengan maksud Sukmawati membandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno. Bila yang dimaksud Muhammad adalah nabi maka sikap Sukmawati sudah keterlaluan.
"Saya gak tahu yang dimaksud Muhammad siapa? Kalau yang dimaksud Nabi Muhammad maka sudah keterlaluan. Kalaupun Muhammad yang lain, juga salah karena banyak sekali pahlawan kita yang ikut berjuang bernama Muhammad," tuturnya.
Untuk diketahui, Sukmawati sempat membandingkan peran Nabi Muhammad dan Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan.
"Sekarang saya mau tanya, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad atau Insinyur Soekarno? untuk kemerdekaan Indonesia?," kata Sukmawati dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri bertajuk \'Bangkitkan Nasionalisme bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme\' di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 23 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.