Advertisement
Jelang Munas Golkar, Komentar ‘Dilaknat Tuhan’ Panaskan Situasi
Politisi Partai Golkar Azis Syamsuddin menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (27/11). Azis Syamsuddin diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyelidikan megaproyek KTP elektronik untuk tersangka Ketua DPR Setya Novanto. ANTARA FOTO - Reno Esnir
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Partai Golkar diguncang konflik internal. Tim sukses pendukung calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Azis Syamsuddin, yang menilai Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai penantang jagoannya bakal dilaknat Tuhan jika melanggar komitmen dianggap naif.
Fungsionaris DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab yang juga pendukung Bambang (Bamsoet) mengatakan bahwa Azis seperti orang ketakutan. Perasaan itu membuat Aziz mencoba menjustifikasi Bamsoet melanggar komitmen dan akan dilaknat tuhan.
Advertisement
“Pernyataan ini sangat nyeleneh dan kekanak-kanakan serta tidak pantas keluar dari mulut seorang pimpinan DPR yang terhormat,” katanya melalui pesan instan, Selasa (5/11/2019).
Sirajuddin menjelaskan bahwa pernyataan seperti ini harusnya dihindari. Urusan politik itu sangat dinamis dan perlu kecerdasan dan kematangan mental dalam menjalaninya.
BACA JUGA
Di sisi lain, dia menambahkan bahwa Bamsoet hanya menyatakan mendukung Airlangga maju menjadi calon ketua umum, bukan mundur dari persaingan.
“Dengan itu, biarkan saja kedua tokoh itu yang menyelesaikan hal-hal apa yang mereka sepakati. Para pendukung, terutama orang-orang seperti Azis, harus tetap menjaga kesejukan yang telah disepakati oleh keduanya. Agar tidak memancing reaksi-reaksi dari bawah,” jelasnya.
Sebelumnya, pendukung Airlangga menyebut sudah menjadi rahasia umum bahwa ditunjuknya Bamsoet sebagai pimpinan MPR lalu jadi ketua sebagai kesepakatan agar Airlangga dipilih kembali menjadi Ketua Golkar.
Aziz sendiri mengaku tidak tahu apakah ditunjuknya Bamsoet sebagai Ketua MPR agar dia tidak lagi ikut dalam memperebutkan Golkar-1.
“Yang tahu antara Pak Airlangga, Pak Bamsoet sama Allah yang tahu. Biar yang mengingkari biar Allah yang melaknatnya,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/11/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
Advertisement
Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Arus Balik 2026: 283 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta Hari Ini
- RSUD Panembahan Senopati Buka Klinik Ginjal, Urai Antrean Pasien
- Sultra Diguncang 5 Gempa Beruntun, 2 Wilayah Jadi Titik Fokus
- Sleman Perluas Trayek Bus Sekolah di Kalasan, Target Mei 2026
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Ketahanan Energi Indonesia Dinilai Stabil di Tengah Geopolitik Global
- Puncak Arus Balik Bandara YIA Tembus 16 Ribu Penumpang Hari Ini
Advertisement
Advertisement







