Advertisement
Mulai Tahun Depan, Bulog Akan Salurkan BPNT secara Online
Warga memerlihatkan Kartu Keluarga Sejahtera saat pencairan Bantuan Pangan Nontunai di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/2). - Antara/Didik Suhartono
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Inovasi dilakukan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Lembaga ini bakal menerapkan sistem bantuan pangan non-tunai (BPNT) secara online. Rencananya, program ini akan diluncurkan pada tahun depan.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan situs panganan.com yang akan menjadi wadah BPNT secara online. Adapun toko online milik Bulog itu sudah soft launching pada 25 Oktober 2019.
Advertisement
Munculnya ide BPNT secara online ini, kata Buwas, karena melihat realita banyaknya penyelewengan anggaran BPNT dan menyebabkan realisasi bantuan ke masyarakat kurang mampu tidak sesuai rencana.
"Saya akan tawarkan ke Kemensos, wapres, presiden. Program pemerintah bisa berjalan, kita antar door to door," kata dia saat bincang santai di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
BACA JUGA
Dia menjelaskan masyarakat penerima BPNT tinggal duduk di rumah karena paket bantuan akan dikirimkan langsung sesuai tanggal. Mereka juga bisa memilih paket sesuai kebutuhan.
Dalam hal ini, Bulog telah menyediakan 12 paket dengan isi yang berbeda seharga Rp150.000.
Produk yang disediakan pun kata Buwas dijamin kualitasnya demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Dia tidak ingin masyarakat penerima BPNT mendapatkan produk seperti beras yang jelek dan pada akhirnya pun mencoreng citra Bulog.
"Saya akan gelontorkan saja dengan sistem ini," imbuhnya.
Sebelum itu, Buwas mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk meminta data penerima BPNT di setiap tingkat rukun tetangga/rukun warga (RT/RW). "Jaminan dia akses melalui RT/RW,"
Selain itu, Buwas mengaku akan melibatkan Pramuka. Pasalnya,menurutnya, di setiap RT/RW pasti ada anggota atau pengurus Pramuka.
Keterlibatan Pramuka dalam rangka pendataan dengan mendatangi langsung para penerima BPNT dan apa yang dibutuhkan. "Kalau Pramuka ikut gerak, agenda presiden terkait ketahanan pangan akan tercapai. Agen pramuka saya jadikan penyuluh pertanian," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kesembilan, Operasi SAR Longsor Kian Diperluas
- BPKN Minta Praktik Goreng Saham Ditindak Tegas
- Honda Perkenalkan Logo Baru untuk Mobil Listrik 2027
- Dishub DIY Siapkan Pembatasan Kendaraan di Jeron Benteng Kraton Jogja
- Menlu Iran Kecam Keberadaan Militer AS di Dekat Perbatasannya
- Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026, Catat Tanggalnya
- Siaran Piala Dunia 2026 Didorong Jadi Penggerak Optimisme Warga DIY
Advertisement
Advertisement




