Kapolri Idham Azis Tak Tanggapi Pertanyaan soal Penanganan Kasus Novel Baswedan

Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. - Harian Jogja/Antara
01 November 2019 14:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jenderal Idham Aziz telah resmi menjadi Kapolri sejak hari ini, Jumat (1/11/2019). Namun usai dilantik Presiden Joko Widodo, ia terkesan menolak menjawab pertanyaan wartawan soal kelanjutan penanganan kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Mulanya Idham menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan amanah memimpin institusi Polri mengganti Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Jokowi yang telah mempercayakan kepada saya untuk menjalankan tugas ini selaku Kapolri," ujar Idham di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Mantan Kabareskrim itu juga menuturkan akan meningkatkan kerja sama dengan TNI.

"Saya akan meningkat dan melaporkan pemantapan kerja sama bersama dengan TNI, untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia," kata dia.

Idham juga mengaku mendapat arahan dari Presiden Jokowi untuk bekerja.

"Bapak Presiden memberikan, menyampaikan kepada saya, kerja, kerja, dan kerja," ucap Idham.

Namun saat ditanya soal penanganan kasus Novel, Idham langsung mengakhiri wawancara. Eks Kapolda Metro Jaya ini pun langsung meninggalkan wartawan yang ada di Istana Negara.

Sebelumnya, Idham Aziz menyatakan segera melakukan proses lanjutan mengusut kasus teror air keras yang menimpa Novel Baswedan. Hal itu disampaikan Idham setelah terpilih secara aklamasi sebagai Kapolri oleh DPR RI, Rabu (30/10/2019).

Idham menegaskan, seusai dilantik menjadi Kapolri nanti, bakal menunjuk Kabareskrim Polri Baru untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Nanti begitu dilantik, saya akan menunjuk Kabareskrim baru. Nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu. Insyallah hari Jumat (1/11),” ujar Idham.

Sumber : suara.com