Advertisement
Pengamat Harapkan Tito Karnavian Menjaga Stabilitas Keamanan di Daerah
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. - Antara/Didik Suhartono
Advertisement
Harianjogja.com, JAMBI - Tito Karnavian dinilai cukup tepat menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
"Tito Karnavian dianggap memiliki kemampuan di bidang keamanan, tugasnya masalah radikalisme di lingkup ASN dapat diatasi," kata pengamat politik yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Jambi Mochammad Farisi di Jambi, Rabu (23/10/2019).
Advertisement
Menurut dia, di pemerintah daerah (pemda) dan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di daerah rawan mengalami konflik horizontal dan konflik vertikal.
“Pengalaman Pak Tito yang pernah menjabat sebagai Kapolri, diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan di seluruh daerah,” kata Mochammad Farisi.
BACA JUGA
Dijelaskan Farisi, pemilihan menteri merupakan hak prerogatif Presiden. Siapa dan ditempatkan di mana dan jabatan apa merupakan hak dari presiden yang tentunya berdasarkan kebutuhan, ancaman serta tantangan yang akan dihadapi selama lima tahun periode kepemimpinan Presiden.
Kementerian dalam negeri, lanjut dia, merupakan kementerian yang sangat strategis, karena akan membawahi seluruh provinsi dan kabupaten se-Indonesia.
“Kemendgari itu merupakan kementerian yang cukup strategis, biasanya yang menjabat sebagai Mendagri adalah orang partai kepercayaan Presiden, Pak Tito akan memperkuat pemerintahan Pak Jokowi dengan kapasitas yang dimilikinya,” kata Mochammad Farisi.
Sukses Tito Karnavian yang menjabat Kapolri pada periode sebelumnya diharapkan mampu dilanjutkannya kala menjabat Mendagri tersebut.
Selain itu, dengan naiknya Tito Karnavian sebagai Mendagri akan berdampak positif terhadap pergantian jabatan di tubuh Polri, ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cekcok Driver Maxim dan Mahasiswi Viral, Ini Kata Polresta Sleman
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Gunungkidul Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan 2026
- Nama Raja Keraton Solo Tanpa Angka Romawi, Ini Dasar Hukumnya
- Pustral UGM Dorong Jeron Beteng Jadi Zona Rendah Emisi Jogja
- Deltras FC Bidik Tambahan Pemain Jelang Putaran Ketiga Championship
- Demutualisasi BEI Buka Peluang Asing Jadi Pemegang Saham
- Cek Kesehatan Gratis di DIY Menyasar Karyawan Perusahaan
- Gol Adams Antar Torino Tekuk Lecce di Olimpico
Advertisement
Advertisement



