JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma untuk bertolak ke Jepang./Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA — Hari pertama mulai bekerja sebagai Wakil Presiden RI, Senin (21/10/2019), Ma’ruf Amin bertolak ke Jepang untuk menghadiri pengukuhan Kaisar Naruhito sebagai pewaris takhta Kerajaan Jepang.
Ma’ruf Amin ke Jepang didampingi oleh Retno Marsudi. Retno mengaku menerima perintah dari Presiden Joko Widodo untuk mendampingi lawatan Wapres Ma\'ruf ke Jepang. Lawatan ini menjadi yang pertama bagi Wapres Ma’ruf Amin setelah resmi dilantik sebagai Wakil Presiden pada Minggu (20/10/2019).
Keberangkatan Ma’ruf Amin ke Jepang justru berlangsung saat sejumlah tamu menyambangi Istana Negara, jelang perkenalan calon-calon menteri yang akan membantu Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
Wapres Ma’ruf bertolak dari Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma mengenakan pesawat kepresidenan.
Dijadwalkan, wapres akan kembali dari Jepang pada Rabu (23/10/2019).
Sebelum pelantikan Presiden kemarin, Jokowi memang berjanji akan memperkenalkan calon pembantunya pada Senin hari ini. Adapun untuk proses pelantikan akan dilakukan paling cepat pada Rabu. Jadwal itu juga menandai kepulangan Wapres Ma\'ruf Amin dari Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
BI menyebut Kartu Kredit Indonesia atau KKI menjadi alternatif pembayaran digital dengan fasilitas penundaan pembayaran sesuai jatuh tempo.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.