NAVI-HF, Alat AI Karya Dokter UI Deteksi Penumpukan Cairan Paru
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang tenggara Jayapura, Papua, Jumat pukul 02.34.05 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dalam laman resminya menyebutkan jika pusat gempa berada di 2,68 Lintang Selatan dan 141,91 Bujur Timur atau 138 km arah tenggara Jayapura dengan kedalaman 10 km. Gempat pada dini hari tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 5,6 menggetarkan kira-kira 135 kilometer barat laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pukul 08:28:57 WIB, Kamis.
Gempa tersebut berada di laut pada kedalaman 88 kilometer di antara perairan Filipina bagian selatan dan Melonguane.
"Belum ada informasi apabila gempa tersebut dirasakan atau sejauh mana dampak pascagempa," sebut Staf BMKG Operasional Stasiun Geofisika Winangun, Sandy di Manado.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
Budaya membaca dinilai dapat menjadi salah satu pintu masuk memperkuat ketahanan keluarga.
Pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran dinilai menjadi kunci bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar
Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih satu emas, dua perak, dan dua perunggu pada International Physics Olympiad 2026 di Kolombia.
Umbulharjo menjadi percontohan pengelolaan sampah organik di Jogja. Warga dilatih mengolah sisa dapur dengan metode Losida Vermicompos.
Psikolog menegaskan perlindungan anak harus melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah agar anak tidak menjadi korban kesalahan orang dewasa.