Rumah Digeledah, Uang-Emas Rp476 Miliar Disita! Jampidsus Buka Suara
Rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul digeledah. Polisi temukan emas dan uang Rp476 miliar. Ini fakta lengkap dan penjelasannya.
Bendera ISIS. /REUTERS-Ali Hashisho
Harianjogja.com, BEIRUT--Bom mobil meledak di penjara tahanan ISIS di Kota Hasaka di timur laut Suriah, Jumat (11/10/2019) malam. Kejadian itu memaksa pasukan keamanan pimpinan Kurdi Suriah mengirim bala bantuan untuk mencegah kaburnya para tahanan. Informasi itu disampaikan Observatorium HAM untuk Suriah.
Pejabat Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi (SDF) sebagaimana dikutip Antara, Sabtu (12/10/2019) membenarkan laporan tersebut melalui grup WhatsApp SDF. Pada Jumat SDF mengatakan lima anggota ISIS membobol penjara di Qamishli setelah penembakan Turki terjadi di dekatnya.
Pada hari yang sama pula seorang wanita yang berafiliasi dengan ISIS menyerang kantor pasukan keamanan dengan menggunakan tongkat dan batu selama kekerasan di sebuah kamp, lokasi mereka ditahan di kawasan yang sama di Suriah, demikian pejabat Kurdi Suriah.
Pekan ini pejabat Kurdi menyebutkan bahwa tahanan ISIS bisa lolos dari penjara, saat pasukan keamanan pimpinan Kurdi menghadapi serangan Turki di Suriah utara dan kemampuan mereka untuk menjaga para tahanan mulai melemah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul digeledah. Polisi temukan emas dan uang Rp476 miliar. Ini fakta lengkap dan penjelasannya.
Presiden Prabowo Subianto minta birokrat, TNI, Polri, dan jaksa introspeksi. Tegaskan aparatur negara milik rakyat dan korupsi tidak boleh dibiarkan.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Baru Dua Bulan Lulus, 89,74% Lulusan SMK-SMTI Yogyakarta Terserap Industri, Mayoritas Sudah Bekerja Sebelum Wisuda
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY membidik sekitar 200 titik di wilayah DIY untuk menggelar program bedah buku secara masif