PKB Tak Keberatan Gerindra Dapat Jatah di Kabinet

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar - Antara/Fikri Yusuf
08 Oktober 2019 23:47 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Joko Widodo akan mengumumkan susunan kabinet setelah dia dan Ma’ruf Amin dilantik sebagai kepala negara pada 20 Oktober nanti. Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan partainya menyerahkan sepenuhnya urusan menteri kepada Jokowi.

“PKB sampai saat ini sikapnya pasrah kepada Kokowi. Itu prerogratif,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Jazilul menjelaskan kewenangan presiden tidak akan diganggu PKB,  termasuk apabila Jokowi mengajak Partai Gerindra yang merupakan lawan pada Pemilu 2019 mendapat jatah. 

Dia mengklaim selama keputusan itu demi kepentingan dan perbaikan ke depan, PKB pasti mendukung. PKB yakin semua sudah dipikir matang dengan pembagian porsi kepada partai pendukung. 

“PKB akan tetap jadi partai yang setia kepada Pak Jokowi. Hasil keputusan Pak Jokowi pasti dengan pertimbangan matang,” katanya.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Prabowo telah menyampaikan konsep dan ide soal ketahanan pangan dan energi kepada pemerintah.  Kalau rancangan ini diterima, Gerindra bisa saja masuk dalam pemerintahan. Menteri yang diincar Gerindra adalah menteri pertahanan. 

“Ya kalau diterima ya mungkin pos itu yang diberikan. Kan kami juga tidak bisa juga [memaksa]. Kan ini hak pretogatif presiden. Kami juga kan tidak bisa kemudian minta-minta ‘Pak, harus Gerindra, itu harus Gerindra’ kan tidak bisa. Itu kalau konsep kami diterima,” katanya, di Kompleks Parlemen, Selasa.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia