Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi kecelakaan pesawat./Ist-Metro.co.uk
Harianjogja.com, LVIV – Sebuah pesawat Transport An-12 melakukan pendaratan darurat di Kota Lviv, Ukraina pada Jumat (4/10/2019). Pendaratan darurat itu terjadi karena kehabisan bahan bakar. Pesawat tersebut sempat menghilang dari pantauan radar sebelum mencoba melakukan pendaratan di dekat bandara Lviv.
Menteri Infrastruktur Ukraina Vladyslav Kryklii pada Jumat mengumumkan melalui Facebook bahwa menurut data awal, empat orang tewas dalam kejadian itu. Dia menambahkan bahwa pesawat itu terpaksa melakukan pendaratan darurat karena kehabisan bahan bakar dan investigasi atas insiden tersebut telah diluncurkan.
Kryklii menyampaikan belasungkawa kepada kerabat para korban. Demikian diwartakan Sputnik, Jumat (4/10/2019).
Sementara itu, Wakil Menteri Infrastruktur Iurii Lavreniuk menulis di halaman Facebooknya bahwa pesawat Ukraina Airlines itu sedang melakukan penerbangan charter kargo UKL4050 menuju ke Lviv dari Vico, Spanyol.
Data awal menunjukkan bahwa ada 7 anggota kru ada di kapal. Pesawat menghilang dari layar radar pada pukul 6:48 pagi, dan komunikasi radio dengan kru hilang. Sebelumnya Layanan Darurat Negara melaporkan bahwa pesawat An-12 melakukan pendaratan darurat di dekat bandara Lviv, mengatakan bahwa para kru sedang dievakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.