Sembuh atau Berdamai? Cara Baru Memahami Penyakit Kronik
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019)./ANTARA-Marius Wonyewun
Harianjogja.com, MAKASSAR--Pemerintah Provinsi Sulsel terus memantau perkembangan warga Sulsel yang berdomisili di Wamena, Papua. Sejak kerusuhan yang kembali pecah pada Senin (22/9/2019) lalu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, sudah ada 9 warga asal Sulsel yang teridentifikasi tewas dalam kerusuhan itu.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov Papua. Apalagi setelah ramainya isu yang beredar bahwa para pendatang segera meninggalkan Wamena. "Itu lagi kita pantau perkembangan untuk memastikan keamanan warga lainnya," kata Nurdin, Minggu (29/9/2019).
Pihaknya masih melakukan upaya untuk mengevakuasi warga asal Sulsel. Salah satunya dengan melakukan pendekatan intensif dengan Pemprov Papua. Tidak menutup kemungkinan jika Gubernur Nurdin dan Kapolda Sulsel akan berkunjung ke Wamena dalam waktu dekat ini.
Sebelumnya Pemprov Sulsel telah berkomunikasi dengan Pemprov Papua melalui Kepala Bappeda Muhammad Musa\'ad yang juga berasal dari Sulsel. Nurdin menyebut, Musa\'ad menyampaikan laporan terkini kondisi Papua.
Dari informasi yang diterima, warga Sulsel yang berada di Wamena telah dievakuasi ke Kota Jayapura, adapun yang masih berada di Kota Wamena untuk sementara mengungsi di Kantor TNI dan Polri.
"Kami memastikan bahwa warga Sulsel bisa segera dievakuasi untuk mendapat perlindungan di kantor TNI-Polri, dan ke Kota Jayapura," jelas Nurdin.
Tim medis melalui Dinas Kesehatan Sulsel juga yelah dikirim ke Kota Jayapura. Plt Kadis Kesehatan Sulsel dr Bachtiar Baso mengungkapkan untuk penanganan pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD dan Dinsos Sulsel.
"Kami sudah siapkan tim untuk itu, kemari saya lansung menjemput tiga jenasah dari Wamena di Bandara Hasanuddin," jelasnya.
Selain itu, juga telah disiagakan tim di Posko Krisis Kesehatan Dinkes Sulsel berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Sultan Hasanuddin.
Adapun daftar warga Sulsel yang teridentifikasi meninggal akibat kerusuhan di Wamena yakni: Muh Subhan asal Makassar, Yohanis Karangan asal Toraja, Rustam, 33, asal Enrekang, Irma, 23, asal Enrekang, Ilmi, 2, asal Enrekang, Erwin, 17, asal Enrekang, Yunus Todingbua, 40, asal Toraja, Risda, 24, asal Karujaya, Makassar, Rahul, 21, asal Mangkutana, Luwu Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Hasto Kristiyanto berharap kedekatan Prabowo dan Megawati menjadi momentum membahas isu strategis serta memperkuat persatuan nasional.
Mathew Baker dipastikan bergabung dengan Timnas U19 Indonesia mulai semifinal ASEAN U19 2026 setelah lebih dulu memperkuat timnas senior.
Hizbullah mengklaim melancarkan 21 serangan terhadap pasukan dan fasilitas militer Israel di Lebanon selatan dan Israel utara pada 31 Mei 2026.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Gulurejo, Kulonprogo dikebut dengan 1.200 pekerja dan sistem tiga shift. Ditargetkan rampung 20 Juni 2026.
Dugaan keracunan laut menjadi fokus penyelidikan setelah dua hiu paus terdampar beruntun di pesisir Cilacap selama Mei 2026.