Presiden Jokowi Perintahkan Investigasi Tewasnya 2 Mahasiswa saat Unjuk Rasa

Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). - ANTARA FOTO/Jojon
27 September 2019 15:47 WIB Newswire News Share :


Harianjogja.com, JAKARTA- Kerusuhan saat demonstrasi di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara menimbulkan korban jiwa. Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) meninggal dunia akibat luka tembak dan pukulan yang diterimanya.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Kapolri Tito Karnavian untuk memerintahkan jajarannya tidak berlaku represif dan segera lakukan investigasi.

Immawan Randi meninggal akibat luka tembak yang menyasar dada kirinya saat tengah berunjuk rasa dan Yusuf Kardawi meninggal akibat luka yang cukup parah di kepalanya.

"Saya juga sudah sejak awal kemarin saya ulangi lagi kepada Kapolri juga agar jajarannya tidak bertindak represif," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Jokowi juga mengatakan kepada Tito untuk segera melakukan investigasi seluruh jajarannya. Pasalnya, Jokowi telah memerintahkan kepada Tito agar tidak boleh ada satupun aparat kepolisian yang membawa senjata saat mengamankan aksi demonstrasi.

"Ini akan ada investigasi lebih lanjut," tandasnya.

Sumber : Suara.com