Advertisement
Penangkapan Ananda Badudu: Kamar Kos Digedor Jelang Adzan Subuh
Polisi menangkap musisi dan aktivis Ananda Badudu - Twitter @anandabadudu
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi menangkap Ananda Badudu karena telah mentranster uang kepada mahasiswa yang mengikuti aksi di DPR RI pada Selasa (24/9/2019).
Aksi represif aparat kepolisian tersebut langsung tersebar dan viral di jagat dunia maya. Padahal, musisi dan aktivis hak asasu manusia (HAM) tersebut menginisisasi kegiatan galang dana digital (crowdfunding) melalui Kitabisa.com untuk membantu mengirim logistik dan alat-alat kesehatan bagi mahasiswa yang ikut demo.
Advertisement
Penangkapan tersebut sontak membuat Rara Sekar merilis petisi online untuk membebaskan Ananda Badudu. Rara dan Ananda pernah tergabung dalam duet musik independen (indie band) bernama Banda Neira.
"Teman dekat saya, Ananda Badudu, pagi ini ditangkap oleh pihak kepolisian. Salah satu alasannya karena membantu mengumpulkan dan menyalurkan dana dari masyarakat untuk mendukung aksi demonstrasi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil pada 23-24 September 2019 lalu," tulis Rara dalam petisi online di Change.org seperti dikutip Bisnis, Jumat (27/9/2019).
BACA JUGA
Rara menuturkan kronologi singkat penangkapan Ananda Badudu oleh aparat polisi pada Jumat, (27/9/2019) pukul 04.28 WIB. Berikut detailnya:
1. Pukul 04.00 WIB, Ananda sedang tidur di kos-kosannya di wilayah Jakarta Selatan.
2. Pukul 04.25 WIB, ada tamu yang menggedor pintu kamar lalu dibuka oleh kawan Nanda.
Bapak Eko selaku pimpinan tamu dari Polda Metro Jaya menunjukkan kartu identitas dan lencananya. Namun, tiga orang lain yang mendampinginya tidak mengenakan seragam ataupun membawa identitas. Mereka hanya mengatakan membawa surat penangkapan Ananda atas keterlibatannya dalam aksi demonstrasi.
3. Pukul 04.55 WIB, tim Polda yang terdiri empat orang tersebut membawa Ananda ke kantor Resmob Polda Metro Jaya dengan kendaraan Avanza berwarna putih didampingi kawan sekamar Ananda.
"Proses penangkapan sendiri disaksikan oleh seorang satpam gedung dan dua orang tetangga," ucap Rara.
Beberapa footage penangkapan juga dapat teman-teman lihat sendiri di rangkaian Instastories @anandabadudu di Instagram dan/atau di twitter @anandabadudu.
Dalam video berdurasi tak lebih dari 30 detik tersebut, terlihat polisi membawa map warna merah yang berisi surat perintah penyidikan (sprindik). Ananda Badudu mencoba terus merekam wajah-wajah polisi yang mendatangi kediamannya.
Beberapa polisi terlihat tak nyaman dan terus menutup lensa kamera video Ananda Badudu agar tidak terekam.
Seperti diketahui, Ananda Badudu menginisiasi kegiatan crowdfunding melalui situs kitabisa.com dengan judul "Dukung Aksi Mahasiswa di Gedung DPR 23-24 September".
Dia mengajak masyarakat untuk berkontribusi mendukung aksi mahasiswa lewat donasi dana yang akan digunakan untuk makanan-minuman, alat medis, bahkan sound system dan mobil komando.
Thread crowdfunding tersebut menjadi viral di media sosial. Dari target hanya Rp50 juta, Ananda berhasil mengumpulkan dana Rp175 juta untuk didistribusikan untuk aksi serta menolong mahasiswa yang luka-luka akibat tindakan represif polisi.
Sebelumnya, polisi juga menangkap jurnalis yang vokal terhadap isu pelanggaran HAM di Papua, Dandhy Laksono. Saat ini, Dandhy sudah dipulangkan namun masih berstatus tersangka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo dan Megawati Bahas Isu Geopolitik Global di Istana Jakarta
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
- Banyak Lakukan Kesalahan, Leo/Bagas Gagal di Orleans Master
Advertisement
Advertisement






