Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat memicu krisis kesehatan dan gangguan infrastruktur di berbagai wilayah. Sedikitnya 25 orang dilaporkan meninggal dunia akibat suhu tinggi yang menyengat, dengan mayoritas korban berada di negara bagian New Jersey.
Berdasarkan laporan media internasional, hingga Sabtu (4/7/2026), jumlah kematian terkait panas di New Jersey meningkat menjadi 22 kasus. Sementara itu, tiga korban lainnya tercatat masing-masing satu di Illinois dan dua di Mississippi.
Pejabat kesehatan New Jersey, Dalya Eweis, menyebut lonjakan kasus kematian ini terjadi dalam waktu singkat seiring meningkatnya suhu ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Tak hanya berdampak pada kesehatan, gelombang panas juga memecahkan rekor suhu di sejumlah kota besar. Di Washington DC, suhu mencapai 38,8 derajat Celsius pada peringatan Hari Kemerdekaan AS, melampaui rekor yang bertahan lebih dari satu abad. Kondisi serupa juga terjadi di New York, di mana suhu menembus 38 derajat Celsius hingga menyebabkan aspal jalan dilaporkan meleleh.
Fenomena ini diperparah dengan munculnya badai petir musim panas yang mengganggu sistem kelistrikan. Sedikitnya 840.000 rumah tangga di berbagai negara bagian mengalami pemadaman listrik, menambah tekanan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Sejumlah kota di wilayah Pesisir Timur bahkan terpaksa membatalkan atau menjadwal ulang perayaan Hari Kemerdekaan demi keselamatan warga. Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, menjaga hidrasi, serta memanfaatkan fasilitas pendingin ruangan yang tersedia.
Gelombang panas yang meluas dari Deep South, Midwest hingga Pesisir Timur ini menjadi salah satu yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Para ahli cuaca menyebut fenomena ini berkaitan dengan perubahan iklim global yang semakin meningkatkan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem.
Selain risiko heatstroke, kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan pekerja luar ruangan menjadi yang paling terdampak. Rumah sakit di sejumlah wilayah dilaporkan mengalami peningkatan pasien dengan gejala dehidrasi dan kelelahan akibat panas.
Pemerintah setempat kini meningkatkan kesiapsiagaan dengan membuka pusat pendinginan darurat serta memperkuat sistem peringatan dini. Warga juga diminta untuk saling memantau kondisi keluarga dan tetangga guna mencegah korban jiwa bertambah.
Dengan kondisi yang belum sepenuhnya mereda, gelombang panas di Amerika Serikat diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, sehingga kewaspadaan tetap menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Senin 24 Agustus 2026, didominasi cerah dengan suhu maksimal 31 derajat Celsius.
Perjalanan Nizar Bawazier membangun Importa Furniture tidak dimulai dengan modal besar maupun ekspansi besar-besaran.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.