Advertisement
Pangeran Mohammad bin Salman Mengaku Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Khashoggi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi mengatakan dia memikul tanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tahun lalu oleh aparat keamanan karena terjadi di bawah pengawasan dirinya," menurut sebuah film dokumenter PBS yang akan tayang minggu depan.
Pernyataan itu merupakan yang pertama kalinya disampaikan Mohammad bin Salman, penguasa de fakto kerajaan.
Advertisement
Dia secara terbuka menunjukkan pertanggungjawaban pribadi atas pembunuhan di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul oleh para pelaku operasi yang dekat dengannya.
CIA dan beberapa pemerintah negara Barat meyakini pembunuhan itu atas perintahnya, tetapi pejabat Arab Saudi mengatakan dia tidak punya peran.
BACA JUGA
Kematian jurnalis itu memicu kegemparan global dan sejak itu putra mahkota tersebut belum pernah mengunjungi Amerika Serikat atau Eropa.
"Itu terjadi di bawah pengawasan saya ..saya menanggung semua tanggung jawab karena itu terjadi di bawah pengawasan saya," katanya kepada produsen PBS, Martin Smith seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Jumat (27/9/2019).
Pernyataan itu muncul dalam preview dari film dokumenter berjudul “Putra Mahkota Arab Saudi” yang akan tayang pada 1 Oktober mendatang atau satu tahun kematian Jamal Khashoggi.
Dalam pernyataan resmi pemerintah, Arab Saudi menyalahkan pembunuhan itu pada para aparat keamanan. Jaksa penuntut umum mengatakan wakil kepala intelijen memerintahkan pemulangan Khashoggi yang merupakan orang dalam kerajaan yang menjadi pengkritik pemerintah.
Akan tetapi pemimpin perunding memerintahkan dia dibunuh setelah pembicaraan untuk memintanya kembali ke Arab Saudi gagal.
Sebelas tersangka warga Arab Saudi telah diadili dalam persidangan tertutup. Sebuah laporan PBB telah meminta Pangeran Mohammad dan pejabat senior Arab Saudi lainnya untuk diselidiki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
- Podcast DPRD DIY Bahas Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Obesitas Anak Terus Meningkat Secara Global, Ini Penjelasannya
- HUT ke-271 DIY, Ketua Komisi A DPRD DIY Dorong Pengentasan Kemiskinan
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
Advertisement
Advertisement







