Menhan Sebut ISIS Ikut Menyerukan Jihad di Papua

Suasana rapat kerja DPR dengan Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri, TNI, dan BIN, Kamis (5/9/2019). - JIBI/Bisnis Indonesia/Jaffry Prabu Prakoso
05 September 2019 19:47 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menduga kerusuhan di Papua dan Papua Barat dicampuri oleh kelompok yang berafiliasi dengan ISIS.

Ryamizard mengatakan ada tiga kelompok yang terlibat dalam kerusuhan di Papua.

“Yaitu kelompok pemberontak bersenjata, kelompok pemberontak politik, dan kelompok pemberontak klandestin. Sebagai catatan, terdapat kelompok lain yang berafiliasi dengan ISIS telah menyerukan jihad di tanah Papua,” katanya saat memberi keterangan terkait Papua di hadapan Komisi I DPR, Kamis (5/9/2019).

Ryamizard menjelaskan tiga kelompok tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu memisahkan diri. Bahkan mereka telah membentuk pasukan gabukan bernama West Papua Army.

Di sisi lain dia heran dengan banyaknya permintaan berbagai pihak agar pemerintah segera menarik pasukan Polri dan TNI di Bumi Cendrawasih. Baginya, langkah ini bisa membuat Papua mereka.

“Perlu kita ketahui, kalau TNI melaksanakan tugasnya, maka tak ada kompromi dan musuh negara harus dihancurkan,” katanya. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia