Rem Diduga Blong, Bus Pendaki Gunung Lawu Tabrak Rumah Makan
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Penemuan jasad bayi di Bulakrejo Sukoharjo (Istimewa)
Harianjogja.com, SUKOHARJO – Jasad bayi ditemukan di lokasi tempat pembuangan sampah di pinggir jalan di wilayah Bulakrejo, Sukoharjo pada Kamis (5/9/2019) pagi. Bayi dalam kardus yang diduga baru lahir lengkap dengan tali pusarnya itu sontak menggemparkan warga sekitar.
Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya mengatakan penemuan jasad bayi kali pertama ditemukan oleh warga yang hendak membuang sampah di tempat pembuangan sampah (TPS). Lokasi TPS ini berada di pinggir jalan di kawasan Bulakrejo atau dekat dengan kantor KCRI.
Namun tiba-tiba warga tersebut dikejutkan dengan penemuan sosok jasad bayi yang terbungkus kain jarit dalam kardus. "Warga ini kemudian melaporkan kejadian ke pihak RT dan ke Polsek Sukoharjo," katanya.
Seusai menerima laporan, aparat kepolisian kemudian mendatangi lokasi penemuan jasad bayi tersebut. Jasad bayi ini kemudian dibawa ke RSUD Moewardi untuk dilakukan autopsi.
"Jadi kami tidak tahu usia bayi itu berapa. Kita masih tunggu hasil dari tim forensik dulu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.