Pemindahan Ibu Kota Ditolak Komunitas Warteg Nusantara

Lapangan dan Monumen Pancasila Ibu Kota Baru. - Dok: Kementerian PUPR
27 Agustus 2019 18:57 WIB Bhekti Suryani News Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur ditolak oleh paguyuban pedagang warung tegal (warteg). Seperti diketahui, keberadaan pedagang warteg selama ini banyak menopang kebutuhan konsumsi warga Jakarta.

Melalui rilis yang diterima media ini, Selasa (27/8/2019), Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) menyatakan penolakan terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo tersebut. Berikut pernyataan lengkap yang disampaikan Kowantara:

Sehubungan dengan rencana pemindahan ibu kota ke tempat baru dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, Jumat, 16 Agustus 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, maka dengan ini kami dari Komunitas Warteg (Warung Tegal) Nusantara disingkat KOWANTARA menyatakan sikap :

“Menolak rencana pemindahan ibu kota ke tempat baru yang diwacanakan oleh Presiden Joko Widodo” dengan alasan :

Pemindahan ibu kota membutuhkan anggaran yang cukup besar, sementara situasi ekonomi negara ini belum stabil dengan kondisi:

1. Daya beli masyarakat yang semakin turun

2. Naiknya harga bahan-bahan pokok

3. Pendapat usaha kecil semakin menurun terutama warung-warung makan kecil seperti warteg (warung Tegal) dan lainnya yang sepi dari pembeli karena daya beli masyarakat yang semakin sulit

4. Kesempatan kerja yang semakin sempit akibat dari banyak perusahaan yang tutup dan ini mengakibatkan penganguran semakin besar dan tentunya kemiskinan semakin tinggi.

5. Hutang Negara semakin membesar

Seharusnya serta kewajiban pemerintah untuk fokus mengatasi ekonomi untuk dijadikan prioritas utama seperti : Daya beli masyarakat yang semakin turun, harga-harga bahan pokok yang tinggi, pengangguran semakin besar, kemiskinan yang tinggi, dan hutang Negara semakin menumpuk.

Masalah-masalah ekonomi tersebut yang wajib segera diatasi dan dijadikan prioritas utama pemerintah dalam mensejahterahkan rakyatnya bukan mewacanakan pemindahan ibu kota yang justru menambah masalah-masalah baru nantinya.

Demikian pernyataan sikap kami sebagai komunitas warteg (warung Tegal) Nusantara disingkat Kowantara, dan berharap komunitas-komunitas lainnya juga menolak rencana pemindahan ibu kota ke tempat yang baru.

Jakarta, 24 Agustus 2019

Ttd

Mukroni

(Ketua KOWANTARA)