Advertisement
Ratusan Aparat Gabungan Jaga Objek Vital di Manokwari
Dansatgas Kostrad, Mayor Arm. Micha Arruan (kiri) memberikan arahan kepada Prajurit Kostrad dari Yon Armed 13 di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (20/8/2019). Sebanyak 325 personel Kostrad didatangkan untuk membantu Kepolisian dalam mengamankan wilayah Sorong dan Manokwari - Papua Barat dari aksi protes warga terhadap isu Rasisme. - Antara Foto/Olha Mulalinda.
Advertisement
Harianjogja.com, MANOKWARI--Sebanyak 250 personel gabungan TNI-Polri melakukan patroli di objek-objek vital Manokwari untuk memastikan ibu kota Provinsi Papua Barat itu aman pasca-ricuh.
"Patroli dengan sasaran objek vital nasional, gedung, perkantoran, pemerintah, kantor gubernur, pemda, Pertamina, PLN dan sekitarnya," ujar Direktur Samapta Polda Papua Barat Kombes Pol Sugeng Widodo di Manokwari, Jumat (23/8/2019).
Advertisement
Patroli juga dilakukan di jalur luar kota menuju dalam kota dan dalam kota menuju luar kota untuk memetakan kondisi keamanan. Personel yang melakukan patroli dari satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Maluku yang diperbantukan di Papua Barat, Samapta Polda Papua Barat serta Kodam Kasuari.
Sugeng menuturkan patroli dilakukan karena masih terdapat masyarakat yang takut untuk berkegiatan seperti biasa dengan alasan takut terjadu demonstrasi susulan.
BACA JUGA
"Sebagian masyarakat masih trauma, ada yang bikin isu menyesatkan ada demo susulan jadi ada yang takut ke kantor atau pasar," ucap dia.
Meski Manokwari sudah dinilai aman dan kondusif, Sugeng mengatakan patroli akan dilakukan setiap hari saat siang dan malam untuk memberikan jaminan rasa aman terhadap masyarakat.
Ada pun kegiatan perekonomian di Manokwari kembali bergeliat setelah kericuhan terjadi menyoal peristiwa rasial di Surabaya dan Malang di ibu kota Provinsi Papua Barat itu pada Senin (19/8/2019). Para pedagang nampak menggelar dagangan di pasar terbesar di Manokwari, Pasar Sanggeng, Jumat. Selain itu, pelajar pun sudah masuk sekolah sejak Kamis (22/8/2019) setelah libur selama dua hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rute Sawah ke Tol Jogja Solo GT Purwomartani Dihapus dari Google Maps
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Bupati Gunungkidul Tolak Mobil Dinas Baru Rp1,5 Miliar
- Sering Dianggap Biasa Semangka Punya Dampak Tak Terduga
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- Ketegangan Teluk Memanas, Iran Serukan Aliansi Baru
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
Advertisement
Advertisement







