Jemaah Haji Debarkasi Solo Meninggal Bertambah 5 Orang, Salah Stunya dari Gunungkidul

Jamaah haji melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jamaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah Haji 1440 Hijriah. - ANTARA FOTO/Hanni Sofia
20 Agustus 2019 06:37 WIB Newswire News Share :


Harianjogja.com, BOYOLALI - Pemulangan jemaah haji Debarkasi Surakarta Jawa Tengah masih berlangsung.

Jumlah jemaah meninggal dunia di Tanah Suci hingga kegiatan pemulangan haji kelompok terbang 6 asal Kabupaten Sragen, dilaporkan bertambah lima orang.

Menurut data dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin, hingga pukul 20.00 WIB, menyebutkan, anggota jemaah haji Debarkasi Surakarta terakhir meninggal dunia, yakni Keman Rasi Ngari (59) warga Kuniran RT 1/3 Batangan Kabupaten Pati kloter 58, Djumari Mitro Mulyono (79) warga Karangnongko RT 03/02 Kabupaten Boyolali kloter 12.

Selain itu, Tasmo Wiarjo Merto (87) warga Getas RT 013/003 Kabupaten Gunungkidul kloter 96, Sumiatun Asrori Dulfatah (67) warga Sidokumpul RT 05/03 Kabupaten Demak kloter 79, dan Shodiq Muin Kasmuin (77) warga Panohan RT 001/002 Gunem Kabupaten Rembang kloter 56.

Menurut Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Embarkasi Surakarta Agus Widagdo, Keman Rasi Ngari tergabung kloter 58 dilaporkan meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi, Minggu (18/8/2019), pukul 01.20 WAS karena sakit gangguan jantung, Djumari Mitro Mulyono kloter 12 di Pemondokan Minggu (18/8/2019) pukul 0700 WAS, karena sakit gangguan jantung.

Tasmo Wiarjo Merto tergabung kloter 96 dilaporkan meninggal di Pemondokan Mekah, Minggu (18/8/2019), pukul 14.45 WAS, karena sakit gangguan pernafasan, Sumiatun Asrori Dulfatah kloter 79 di Pemondokan Mekah, pukul 18.10 WAS, karena sakit, dan Shodiq Muin Kasmuin kloter 56 di RSAS Mekah, pukul 15.12 WAS, karena sakit pernafasan.

"Kelima jemaah haji itu, sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharayya Mekah Arab Saudi," kata Agus Widakdo.

Menurut dia, dengan dilaporkan terakhir meninggal lima jemaah haji Debarkasi Surakarta tersebut, maka jumlah totalnya kini bertambah menjadi 31 orang, yang terdiri di Tanah Suci 30 orang dan di asrama haji Donohudan Tanah Air saat akan pemberangkatan satu orang.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Debarkasi Surakarta pada Senin ini, telah memulangkan jemaah haji dua kloter yakni 5 asal Kabupaten Sragen dan Wonogiri dan 6 asal Sragen. Kloter 5 telah tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pukul 19.23 WIB dengan membawa sebanyak 357 orang.

Jemaah haji kloter 6 asal Sragen tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 18.13 WIB atau justru mendahului kloter sebelumnya. Kloter 6 ini, dengan sebanyak 359 orang, setelah tiba di asrama haji Donohudan langsung dipulangkan ke daerah asal. Kemudian baru menyusul; haji kloter 5 masuk asrama.

"PPIH Debarkasi Surakarta dengan memulangkan sebanyak 6 kloter ini, jumlah haji yang sudah dipulangkan ke daerah masing-masing sebanyak 2.156 orang," katanya.

Sumber : Antara