Advertisement
Arsul Sani Jelaskan Maksud di Balik Pertemuan Prabowo dan Ketum PPP
Prabowo Subianto berbicara di hadapan pendukungnya di Jakarta, Jumat (19/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa akan berkunjung ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto Jalan Kertanegara 4, Jakarta, untuk silaturahmi, Kamis (15/8/2019) sore.
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan pertemuan tersebut sudah disepakati sejak Kongres PDIP pekan lalu.
"Ketika bertemu di Kongres ke-V PDIP kami sepakati untuk silaturahmi," kata Arsul di Jakarta, Kamis (15/8/2019).
Dia mengatakan pertemuan kedua pimpinan parpol itu hanya silaturahmi saja karena sejak pendaftaran pasangan capres-cawapres belum bertemu.
Menurut dia, sejak pendaftaran pasangan capres-cawapres di Pemilu 2019, keduanya belum pernah bertemu dan berdiskusi hal-hal yang menyangkut masa depan bangsa serta negara.
"Ini silaturahmi karena sejak pendaftaran Pilpres 2019, kami tidak pernah bertemu dan berdiskusi hal-hal yang menyangkut masa depan bangsa dan negara ini," ujarnya.
Arsul memastikan bahwa pertemuan itu tidak akan membahas terkait koalisi pemerintahan.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menerima kunjungan silaturahmi Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa di kediamannya, Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Kamis sore.
"Pak Prabowo akan menerima Ketua Umum PPP di Kertanegara 4, dalam rangka silaturahmi pasca-Pemilu Presiden (Pilpres)," kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan pertemuan silaturahmi kedua tokoh tersebut dalam rangka mendorong keguyuban nasional pasca-Pilpres 2019.
Dahnil menilai pertemuan silaturahmi tersebut merupakan satu hal yang wajar sehingga jangan ditafsirkan pada hal yang lebih jauh karena Prabowo terbuka menjalin komunikasi dengan semua pihak.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Rooney Kritik Keras Tottenham, Sebut Berpotensi Degradasi
- Libur Lebaran, Dinkes Bantul Siapkan Pos Kesehatan di Pantai
- Google Maps Hadirkan Peta 3D dan Fitur AI Baru
- THR Bermasalah? KSPSI Gunungkidul Minta Buruh Berani Melapor
- Perbankan Dominasi Pengaduan Konsumen ke OJK DIY
- Gibran Terima Rismon Sianipar di Istana Wapres
- Belasan Dapur MBG di Bantul Ditutup Sementara
Advertisement
Advertisement






