Tangkap Peluang YIA, Hotel Penyimpanan Barang Beroperasi di Bantul

Peresmian beroperasinya MSA Kargo di Jalan Brawijaya, Dusun Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Jumat (10/8/2019). - Ist/MSA.
10 Agustus 2019 10:57 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja,com, BANTUL—Sebuah gudang dengan konsep hotel tempat penyimpanan barang resmi dibuka oleh MSA Kargo di Jalan Brawijaya, Dusun Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Jumat (10/8/2019). Gudang ini menangkap peluang beroperasinya Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo yang diprediksi meningkatkan lalu lintas barang di DIY.

Regional Manager DIY-Jateng MSA Kargo Gandi Yudi Widodo menjelaskan gudang tersebut dibangun dengan konsep hotel barang sehingga berbagai jenis material menggunakan kualitas terbaik. Dengan konsep itu, maka perlakuan terhadap barang menjadi lebih aman karena dilengkapi peralatan memadai dan teknologi terbaru. Pihaknya menjamin tidak terjadinya kerusakan barang selama berada di gudang, namun  jika hal itu terjadi sudah ada asuransi yang menjamin.

“Gudang ini memiliki luas 261 meter persegi. Mampu menampung 2 x 40 high cube container, jadi untuk dua kali kontainer ukuran besar. Gudang sudah diasuransikan juga jadi lebih nyaman dan aman dan semua fasilitas memadai,” terang dia dalam rilisnya Sabtu (10/8/2019).

Ia meyakini pertumbuhan perekonomian DIY akan terus berkembang seiring dengan adanya YIA, sehingga keluar masuk barang semakin banyak yang butuh pergudangan memadai. Sejumlah potensi ekspor impor di DIY yang butuh jasa pergudangan seperti kerajinan tangan, mebel dan tekstil dari kalangan UMKM di mana sebagian besar mereka belum memiliki gudang.

 “Dengan adanya gudang ini bisa menghemat lebih banyak bagi eksportir karena tidak perlu membuat gudang sendiri, harga sudah termasuk di dalamnya. Selama ini mereka masih dengan gudang terbatas dan dari sisi keamanan masih kurang, tetapi dengan konsep gudang seperti hotel ini ada jaminan keamanan,” katanya

Pendiri MSA Kargo Monang Sianipar meyakini transportasi barang akan berkembang dengan cepat. Keberadaan gudang di wilayah Kasihan, Bantul dinilai strategis berada di tengah antara YIA di Kulonprogo dan pusat kota Jogja dengan jarak sekitar 20 kilometer. Potensi ekspor impor diprediksi akan berkembang lebih besar seiring beroperasinya YIA, begitu juga lalu lintas barang akan banyak melalui DIY.

“Jadi lebih efisiensi, karena keberadaan gudang sangat penting, apalagi UMKM di Jogja sangat banyak potensi ekspornya tinggi. Kami sengaja mendirikan di Bantul ini karena strategis dengan adanya bandara baru,” ucapnya.

Ia menambahkan MSA Kargo sudah memiliki gudang di sejumlah kota di Indonesia. Mulai dari Medan ada dua unit gudang, Jakarta lima unit, Bandung dua unit, Batam ada  satu unit, serta Balikpapan, Ujung Pandang, Surabaya, Denpasar, Semarang, Solo hingga Jepara. “Kami sejak 1999 telah mendapat sertifikasi kompentensi ISO 9902,” ujarnya.