LPS Siapkan Sistem Data Real Time, Pantau 1.594 Bank Tanpa Jeda
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Kerusakan rumah akibat gempa Banten. /Antara Foto.
Harianjogja.com, BADUNG--Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Pelayanan Kementerian Kesehatan Akmal Taher mengatakan pemerintah daerah setempat masih sanggup menangani kesehatan korban terkena gempa Banten, sehingga pemerintah pusat belum memberikan bantuan.
"Kalau dari kesehatan sih, untuk saat ini pemerintah setempat, di lokal saja sudah bisa menanggulangi, jadi nggak sampai ke pusat," kata Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Pelayanan, Kementerian Kesehatan, Akmal Taher, di sela - sela acara Asian Congress of Nutrition, di Westin, Nusa Dua, Minggu (4/8/2019).
Pihaknya juga menjelaskan bahwa untuk saat ini, belum ada prosesnya hingga ke Kementerian Kesehatan RI. Menurut dia, bantuan dan juga pemberian tindakan kesehatan sudah dapat ditanggulangi dari pemerintah setempat.
"Untuk tindakan kesehatannya, sudah tentu ada, tapi nggak sampai memerlukan bantuan dari pusat, sudah dari pemerintah bersama instansi terkait, di wilayah lokal disana yang menangani," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa tindakan untuk melengkapi kebutuhan korban, dan diberikannya tindakan kesehatan pascagempa yang melanda Banten, juga telah dilakukan oleh pemerintah setempat bersama instansi terkait.
Sementara itu, dilansir dari pemberitaan sebelumnya, bahwa Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menyalurkan bantuan berupa dana pembangunan stimulan rehabilitasi rumah warga korban gempa tersebut. Gempa yang melanda Banten dengan kekuatan 6,9 magnitudo, menimbulkan korban jiwa.
Senada dengan pemberitaan sebelumnya bahwa Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita berjanji memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal, masing - masing mendapatkan Rp15 juta. Tiga korban meninggal dunia tersebut berada di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Cigemblong dan Bayah Kabupaten Lebak.
Adapun penyebab dari korban meninggal ialah karena kelelahan setelah bertahan ke tempat lebih tinggi usai gempa terjadi dan karena sakit jantung. Meskipun demikian, Akmal Taher menjelaskan bahwa pihaknya tetap bersiap siaga terkait dengan penerimaan laporan, baik bantuan berupa tindakan kesehatan dan bantuan lainnya, bagi para korban pasca gempa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.