Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya
Harianjogja.com, JAKARTA- PKS yakin partai apa saja yang memilih menjadi oposisi pemerintah akan muncul tak lama lagi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini masih enggan disebut sendirian menjadi pihak oposisi. Menurutnya, jajaran partai politik oposisi akan terlihat apabila Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin dilantik pada 20 Oktober mendatang.
Sejauh ini, Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) terlihat berkomunikasi baik dengan Jokowi bahkan dengan partai politik pendukungnya, seperti PDI Perjuangan. Namun hal tersebut tidak bisa disimpulkan kalau bentukan oposisi pada Pilpres 2019 bubar begitu saja.
"PKS disebut sendiri kalau sudah kelihatan," kata Aher saat ditemui di kawasan Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2019).
Aher menekankan bahwa formasi oposisi baru terlihat kalau Jokowi dilantik. Sejatinya saat Jokowi dilantik, nantinya jajaran menteri pada kabinetnya pun turut serta diumumkan.
"Pak Jokowi dilantik, kemudian membentuk kabinet kelihatan kan siapa yang masuk kader-kadernya siapa yang tidak masuk," ujarnya.
Dengan begitu, Aher enggan publik kemudian menyimpulkan terlalu cepat soal keteguhan partai politik oposisi pada pemerintah Jokowi. Aher menyebut hingga saat ini kondisi arah politik dari berbagai parpol pun masih bersifat dinamis.
"Kalau sekarang situasi masih terus dinamis, ya kita tunggu saja," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.