Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Partai-partai koalisi pengusung Prabowo Subianto Sandiaga Uno pada Pilpres 2019, bersepakat menamakan blok politik mereka sebagai Koalisi Indonesia Adil Makmur. /Suara.com-Muhamad Yasir
Harianjogja.com, JAKARTA- Kebersamaan antara Partai Gerindra dan PKS bisa saja tak berlangsung lama.
Semenjak Pemilihan Presiden 2019, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera mesra sebagai pasangan partai politik yang berjuang di jalan oposisi.
Menurut pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ade Reza Hariyadi, kemesraan itu bisa saja berakhir, apabila akhirnya Gerindra memutuskan untuk bergabung dengan partai politik kubu petahana.
Ade mengungkapkan bahwa meskipun kedua partai itu terikat secara de facto namun bukan berarti juga melahirkan hubungan yang bersifat ideologis. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin menurutnya, Partai Gerindra meninggalkan PKS pada pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Maruf Amin.
"Sangat memungkinkan masing-masing mengambil keputusan secara otonom dan berbeda satu sama lain dalam waktu yang sangat cepat," kata Ade saat ditemui di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2019).
Meskipun begitu, Ade menerangkan kalau hubungan Gerindra dan PKS masih bisa tetap solid menjadi oposisi apabila keduanya sudah mendesain satu konsensus jangka panjang. Artinya, Gerindra dan PKS akan solid sebagai oposisi kalau sudah menyepakati bersama hingga satu periode pemerintahan sejak awal.
Akan tetapi, menurut pria berkacamata tersebut, partai politik sejatinya membutuhkan akses terhadap sumber daya strategis untuk kepentingan partai politik tersebut. Karena itu, Ade beranggapan kalau saat ini Gerindra ingin mencoba untuk mendapatkan itu dengan bergabung ke pemerintahan.
"Gerindra sudah berapa periode di luar pemerintahan, tentu ini menjadi persoalan tersendiri. Kalau misalnya dia punya akses terhadap sumber daya statistik itu kan bisa rising up lebih cepat," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cara menggabungkan file PDF jadi satu dengan iLovePDF, Canva, atau aplikasi di HP. Simak langkah lengkap dan tips keamanannya.
Cek informasi BSU 2026 senilai Rp900.000 lewat JMO dan situs resmi. Ketahui cara mengecek status serta syarat yang masih menunggu aturan final.
Aleksander Ceferin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden UEFA setelah mendapat dukungan 55 asosiasi anggota. Pemilihan digelar April 2027.
Paspor Indonesia ditargetkan memakai satu jenis mulai 2027. Nomor berlaku seumur hidup, tetapi masa berlaku buku tetap dibatasi 10 tahun.
Veda Ega Pratama finis ke-10 di FP1 Moto3 Mandalika 2026. Ia membidik posisi 14 besar pada Practice demi lolos langsung ke Q2.