Investasi 2025 Tembus Rp1.931,2 Triliun, Lampaui Target Pemerintah
Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target pemerintah dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja, kata Rosan Roeslani.
Ilustrasi jaringan PLN/Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, SERANG--PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan kondisi jaringan listrik masih aman akibat gempa yang melanda di wilayah Banten dan sekitarnya.
Manajer Sub Bidang Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten Eman dikonfirmasi, Sabtu (3/8/2019), menyatakan informasi terkini jaringan listrik masih aman.
"Informasi yang kita dapatkan dari tim di lapangan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan yang terdampak dari gempa yang melanda Banten dan berpusat di Sumur masih aman," ujarnya
Eman juga berharap agar gempa ini tidak berkelanjutan sehingga jaringan listrik tetap bisa menyala dan tidak ada korban jiwa.
"Kita berharap agar kejadian ini tidak berkelanjutan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan jaringan listrik kita tetap bisa mengaliri ke pelanggan," katanya.
Ia menyampaikan, untuk informasi terkait gangguan atau keluhan pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target pemerintah dan menyerap 2,71 juta tenaga kerja, kata Rosan Roeslani.
Mensos Saifullah Yusuf memastikan Heru Baskoro, anak Sayuti Melik, mendapat rehabilitasi dan hunian sementara di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi.
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Simak jadwal Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, kickoff pukul 02.00 WIB, beserta cara menonton melalui TVRI, MAXStream, dan FolaPlay.
Kejagung menerbitkan tiga sprindik baru usai menerima pelimpahan perkara dari Polri. Status tersangka Febrie Adriansyah dipastikan belum gugur.
AHY menyebut pesawat N219 produksi dalam negeri cocok melayani rute penerbangan perintis karena mampu beroperasi di landasan pendek dan belum beraspal.