DPRD Jogja Minta Pendidikan, Kesehatan, dan Sampah Jadi Prioritas 2027
DPRD Kota Jogja mendorong pendidikan, kesehatan, dan penanganan sampah menjadi prioritas APBD 2027 tanpa mengabaikan daya beli masyarakat.
Ilustrasi jaringan PLN/Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, SERANG--PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan kondisi jaringan listrik masih aman akibat gempa yang melanda di wilayah Banten dan sekitarnya.
Manajer Sub Bidang Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten Eman dikonfirmasi, Sabtu (3/8/2019), menyatakan informasi terkini jaringan listrik masih aman.
"Informasi yang kita dapatkan dari tim di lapangan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan yang terdampak dari gempa yang melanda Banten dan berpusat di Sumur masih aman," ujarnya
Eman juga berharap agar gempa ini tidak berkelanjutan sehingga jaringan listrik tetap bisa menyala dan tidak ada korban jiwa.
"Kita berharap agar kejadian ini tidak berkelanjutan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan jaringan listrik kita tetap bisa mengaliri ke pelanggan," katanya.
Ia menyampaikan, untuk informasi terkait gangguan atau keluhan pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Kota Jogja mendorong pendidikan, kesehatan, dan penanganan sampah menjadi prioritas APBD 2027 tanpa mengabaikan daya beli masyarakat.
Kenali 10 ciri bos toxic, mulai dari gemar mengontrol pekerjaan hingga merendahkan karyawan, serta cara menghadapi perilaku tersebut.
Tiga mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta meraih penghargaan Karya Terpuji Indonesia (IIDSA Meritorious Award
Jadwal Liga Inggris pekan ke-10 7-9 November 2026. Arsenal, Liverpool, dan Manchester United menghadapi pertandingan penting.
Puluhan negara mendorong kesiapsiagaan darurat. Jerman menyarankan stok makanan hingga 10 hari, sementara Thailand menyiapkan tas darurat 72 jam.
DPRD Bantul meminta lurah mencari sumber pendanaan alternatif agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.