Cuaca di Mekkah Sedang Ekstrem, Jemaah Calon Haji Diminta untuk Tak Banyak Beraktivitas di Luar

Jamaah haji melakukan shalat Jumat di Masjidil Haram dibawah suhu lebih dari 40 derajat celcius di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/7/2019). Jamaah mulai berdatangan dari berbagai negara untuk melaksanakan ibadah Haji 1440 Hijriah. - ANTARA FOTO/Hanni Sofia
31 Juli 2019 23:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MEKKAH- Jemaah calon haji asal Indonesia diminta untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan selama musim haji saat ini.

Cuaca di Mekkah sangat panas dan semakin ekstrem khususnya bagi jemaah Indonesia yang tidak terbiasa dengan suhu tinggi sehingga jamaah diminta untuk mengurangi aktivitas luar ruang menjelang puncak musim haji.

Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2019 Subhan Cholid di Mekkah, Rabu, mengimbau jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar gedung, apalagi fase puncak ibadah haji juga semakin dekat.

"Saat ini cuaca di Mekkah cukup panas. Kami berharap jemaah dapat bijak mengatur aktivitas di luar ruangan. Kurangi atau bahkan jangan lakukan aktivitas-aktivitas yang dapat terkena paparan sinar matahari langsung," ujar Subhan.

Menurut dia, jemaah sebaiknya fokus untuk menyiapkan stamina agar dapat melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah nanti.

Subhan juga mengingatkan jemaah untuk mencukupi kebutuhan istirahat serta nutrisi jelang puncak haji.

"Hemat tenaganya. Sementara jangan lakukan umrah sunah berulang, ziarah, dan sebagainya. Jaga pola istirahat dan makan. Ingat, bahwa haji itu kuncinya adalah wukuf di Arafah. Dan ini memerlukan stamina yang baik," tegasnya.

Subhan menyampaikan, penetapan waktu wukuf akan dilakukan Pemerintah Arab Saudi melalui sidang isbat, yang akan digelar 1 Agustus 2019.

Sumber : Antara